bisnis

Saudi buka penerbangan internasional mulai 17 Mei

Arab Saudi menutup semua penerbangan internasional sejak 21 Desember tahun lalu.

12 Maret 2021 13:43

Arab Saudi akan membuka penerbangan internasional dan mengoperasikan semua bandar udara sepenuhnya mulai 17 Mei mendatang.

"Semua bandar udara di Saudi akan membuka penerbangan internasional mulai, Senin, 17 Mei, pukul satu dini hari," kata badan penerbangan sipil Saudi (GACA).

GACA sudah mengirim pemberitahuan ini kepada semua maskapai berperasi di seluruh bandar udara di negara Kabah, berubah dari jadwal semulanya pada 31 Maret.

Arab Saudi menutup semua penerbangan internasional sejak 21 Desember tahun lalu. Mengutip seorang sumber di Kementerian Dalam Negeri, kantor berita resmi Saudi Press Agency melaporkan kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi masuknya virus corona Covid-19 telah bermutasi.

Keputusan itu akan dikaji tiap minggunya. Negara Kabah itu juga menutup perbatasan darat dan laut. Penutupan ini tidak berlaku untuk kepentingan mendesak.

Saudi tadinya berencana membuka banddar udara, pelabuhan, dan perlintasan darat pada 29 januari lalu tapi ditunda menjadi 31 Maret, dan kabar terbaru baru mulai berperasi lagi pada 17 Mei mendatang.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi akan buka penerbangan internasional pada 17 Mei tapi warga Indonesia dilarang berkunjung

Sebanyak 20 negara yang warganya dilarang datang ke Saudi adalah Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, India, Jepang, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Libanon, dan Mesir.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Pandemi Covid-19 sebabkan Etihad rugi Rp 24,3 triliun tahun lalu

Secara keseluruhan sejak 2016, Etihad rugi Rp 104,5 triliun.





comments powered by Disqus