bisnis

Kaum ningrat Arab nikmati manfaat sistem furlough di Inggris

Desember tahun lalu saja, terdapat lebih 750 ribu perusahaan di Inggris mengambil sistem furlough, diperkirakan bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 1.315,3 triliun sampai berakhir September mendatang.

21 Maret 2021 14:11

Kaum Arab supertajir dari keluarga bangsawan menjadi penerima manfaat sistem furlough diterapkan pemerintah Inggris sejak pandemi Covid-19 Maret tahun lalu.

Sesuai skema itu, pemerintah Inggris menanggung 80 persen gaji pegawai dirumahkan sementara gegara penerapan karantina total. Inggris memberlakukan kebijakan ini untuk menghindari membludaknya pengangguran.

Berdasarkan hasil investigasi the Guardian, Desember tahun lalu saja, terdapat lebih 750 ribu perusahaan di Inggris mengambil sistem furlough, diperkirakan bisa menghabiskan anggaran hampir 66 miliar pound sterling (kini setara Rp 1.315,3 triliun) sampai berakhir September mendatang.

Mereka yang menikmati skema menggiurkan itu termasuk para ningrat Arab dari Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Salah satunya adalah Glympton Estates Ltd, perusahaan milik Pangeran Bandar bin Sultan bin Abdul Aziz mengelola rumah menempati lahan seluas 809,373 hektare di wilayah Oxfordshire. Mantan duta besar Saudi untuk Amerika Serikat ini membeli tempat tinggal itu pada 1992 seharga delapan juta pound sterling, kemudian direnivasi menghabiskan fuus 42 juta pound sterling.

Glympton Estates Ltd mengajukan klaim didanai skema furlough pada Desember tahun lalu sebesar 25 ribu pound sterling. Company House mengisyaratkan porperti itu sudah dijual bulan ini kepada Wakil Perdana Menteri Bahrain Syekh Khalid bin Abdullah al-Khalifah.

Lalu Atheeb (UK) Ltd, mengklaim sepuluh ribu pound sterling. Perusahaan ini memberikan layanan kepada konglomerasi Atheeb Holdings berkantor pusat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, dan orang-orang memiliki hubungan dengan pemilik Atheeb Holdings, yakni Pangeran Abdul Aziz bin Ahmad bin Abdul Aziz.

Pangeran Salman bin Sultan bin Abdul Aziz, mempunyai 75 Eaton Place Services, mengelola sebuah properti di kawasan bergengsi Belgravia, London, melalui sebuah perusahaan cangkang di the British Virgins Islands menerima hingga sepulu ribu poudn sterling.

Kemudian dalam daftar sistem furlough itu juga ada nama Pangeran Muhammad bin Saud bin Nayif bin Abdul Aziz mengklaim sepuluh ribu pound sterling.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar Arab Saudi di London bilang perusahaan-perusahaan Saudi itu mengajukan klaim sah merupakan urusan pribadi.

Lembaga dana investasi negara Qatar Investment Authority (QIA) mengajukan klaim furlough senilai 2,5 juta pound sterling, merupakan angka terbesar disampaikan perusahaan milik kaum Arab supertajir dari kawasan Arab Teluk. QIA merupakan pemilik supermerket kelas atas Harrods.

The Ritz Hotel, kepunyaan Abdul Hadi Mana al-Hajri merupakan ipar dari Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani, meminta klaim sampai setengah juta pound sterling. The Ritz menyebutkan pihaknya menaikkan gaji karyawan lewat skema furlough supaya tidak ada pengurangan gaji selama masa pandemi Covid-19.

Qatar Airways, maskapai milik pemerintah Qatar, menerima 50 ribu pound sterling untuk menggaji pegawainya berkantor di the Edinburgh Hotel.

Qaya Ltd, perusahaan milik es Perdana Menteri Qatar Syekh Hamad bin Jassim ats-Tsani menerima sepuluh ribu pound sterling.

Perusahaan pakaian mewah Pal Zileri dan Valentino England, milik bekas Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani mengambil 35 ribu pound sterling dari skema furlough.

Perusahaan kepunyaan pemerintah Dubai (UEA), UK Mission Enterprise lewat perusahaan di the British Virgin Islands, mengklaim hingga seratus ribu pound sterling. Perusahaan ini membel=rikan layanan bintang enam selama 24 jam kepada orang-orang penting.

Kantor Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum mengklaim 55 ribu pound sterling, termasuk sepuluh ribu pound sterling untuk tiap layanan apartemen Cheval Collection dan Jumeirah International (UK).

Putera Mahkota Dubai Syekh Hamdan bin Muhammad al-Maktum, pemilik perusahaan hotel dan akomodasi Shamal Overseas Shoreditch Ltd menerima sepuluh ribu pound sterling dari skema furlough.

 

 

 

 

 

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.

Maan as-Sania, konglomerat Arab Saudi merupakan pemilik Saad Group. (Gulf Business)

Properti dan mobil milik konglomerat Arab Saudi dilelang karena tidak mampu lunasi utang

Saad Group milik Maan as-Sania diperkirakan memiliki utang sebesar Rp 146-219 triliun.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Jutawan Timur Tengah saat ini berjumlah 642.800 orang

Total kekayaan mereka US$ 2,42 triliun.





comments powered by Disqus