bisnis

Kerugian akibat kemacetan di Terusan Suez senilai Rp 5,8 triliun sejam

Saban hari, barang senilai US$ 9,7 miliar diangkut melintasi Terusan Suez.

29 Maret 2021 12:56

Jurnal berita perkapalan Lloyd's List memperkirakan kerugian akibat kemacetan di jalur pelayaran Terusan Suez, Mesir, sebesar US$ 400 juta (kini setara Rp 5,8 triliun) per jam. 

Media berkantor pusat di Ibu Kota London, Inggris, ini memperkirakan saban hari barang senilai US$ 9,7 miliar diangkut melintasi Terusan Suez, yakni US$ 5,1 miliar ke arah barat dan US$ 4,6 miliar menuju timur.

Kapal peti kemas dan tanker sudah tidak dapat melewati Terusan Suez sejak Selasa pekan lalu. Sebab kapal kargo raksasa MV Ever Given, berukuran panjang 400 meter dan lebar 59 meter, memblokir kanal itu secara diagonal. 

Tim evakuasi dari Belanda dan Jepang telah berada di sana untuk mengupayakan agar MV Ever Given mengapung lagi, namun belum berhasil. Mereka memperkirakan perlu berhari-hari atau bahkan beeminggu-minggu supaya MV Even Given dapat berlayar lagi.

Kecelakaan ini tidak menyebabkan luka kepada 25 kru kapal semuanya warga India. Juga tidak ada kerusakan terhadap peti kemas dibawa. 

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Setelah kompensasi dibayar, kapal Ever Given diizinkan tinggalkan Terusan Suez hari ini

Sebagian fulus kompensasi sudah dibayarkan dan sisanya bakal dilunasi bulan ini.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Pemilik kapal Ever Given setuju bayar kompensasi Rp 7,8 triliun kepada Mesir

pembayaran kompensasi sebesar US$ 540 juta itu akan dibayar dua tahap. Pembayaran perdana sebanyak US$ 240 juta dan sisanya sebesar US$ 300 juta dilunasi tahun depan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Mesir bebaskan kapal kargo Ever Given Rabu pekan ini setelah sepakat soal kompensasi

Otoritas Terusan Suez mengklaim penutupan kanal oleh Ever Given membikin Mesir kehilangan pendapatan US$ 12-15 juta sehari.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.





comments powered by Disqus