bisnis

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

06 April 2021 18:48

Etihad Airways hari ini memulai penerbangan komersial perdananya dari Uni Emirat Arab (UEA) ke Israel hari ini. Pesawat bernomor penerbangan EY 598 itu lepas landas dari Bandar Udara Abu Dhabi pukul 10:13 dan tiba di Bandar Udara Ben Gurion di Ibu Kota Tel Aviv sekitar jam 12:30.

Dalam penerbangan istimewa ini terdapat Duta Besar UEA pertama untuk Israel Muhammad al-Khaja, Duta Besar Israel perdana buat UEA Eitan Naeh, dan CEO Etihad Airways Tony Douglas. Semua penumpang dan kru sudah disuntik dua dosis vaksin Covid-19. "Kami sangat senang menyambut Anda dalam penerbangan istimewa ini," kata manajer kabin.

Di tahap awal, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, UEA, ini akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan. Tiket pulang pergi buat rute itu seharga 1.195 dirham untuk kelas ekonomi.

Penerbangan Etihad jalur Abu Dhabi-Tel Aviv itu akan dilayani oleh sebuah Boeing 787-9 Dreamliner. Lama penerbangan antara kedua negara kurang lebih tiga jam 20 menit.

"Kami merasa terhormat dengan peluncuran rute penerbangan menghubungkan dua ibu kota ini," ujar CEO Etihad Airwyas Tony Douglas kepada the National.

Etihad pada Mei dan Juni tahun lalu terbang ke Tel Aviv dalam misi kemanusiaan membawa bantuan medis untuk penanganan Covid-19 bagi rakyat Palestina.

Para pejabat Uni Emirat Arab melepas kepulangan sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel dari Bandar Udara Abu Dhabi, 1 September 2020. (El Al spokesperson's office)

UEA batalkan rencana KTT Amerika-Israel-Arab

Pesertanya adalah para pejabat senior Amerika, Bin Zayid, Netanyahu, dan kepala negara dari Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Bendera Uni Emirat Arab dan Israel. (WAM)

UEA umumkan rencana investasi Rp 143 triliun di Israel

Netanyahu menghubungi Bin Zayid setelah membatalkan lawatannya ke negara Arab Teluk itu kemarin lantaran tidak mendapat izin melintasi wilayah udara Yordania.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA

Kejadian ini sehari setelah Pangeran Husain tidak jadi mengunjungi Al-Aqsa.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu direncanakan bertemu Bin Salman di Abu Dhabi besok

Bin Zayid sejatinya menolak rencana lawatan Netanyahu ke UEA karena waktunya berdekatan dengan pemilihan umum di Israel pada 23 Maret.





comments powered by Disqus