bisnis

Saudi pemasok minyak terbesar bagi Cina dalam tujuh bulan terakhir

Pasokan minyak dari negara Kabah itu buat Cina bulan ini bakal melorot.

20 April 2021 14:37

Arab Saudi menjadi pemasok minyak mentah terbesar untuk Cina dalam tujuh bulan terakhir hingga bulan lalu.

Data dari Badan Bea Cukai Cina menunjukkan sampai Maret 2021, Saudi mengekspor minyak ke negara Tirai Bambu itu sebanyak 7,84 juta ton atau setara 1,85 juta barel sehari. Angka ini meningkat 8,8 persen ketimbang periode serupa tahun sebelumnya.

Namun ekspor minyak Saudi ke Cina bulan lalu masih lebih rendah dibanding volume ekspor pada Februari 2021, yakni sebesar 1,94 juta barel per hari.

Para analis dari lembaga kajian Refinitv memperkirakan pasokan minyak dari negara Kabah itu buat Cina bulan ini bakal melorot. Sebab Saudi mengurangi produksinya sebesar satu juta barel per hari dan naiknya harga minyak mentah Arab Light untuk pasar Asia.

Seorang pengendara mobil  di Arab Saudi sedang mengisi bensin. (Saudi Gazette)

Raja Salman tetapkan harga maksimum bensin mulai kemarin

Ini kali pertama Saudi menetapkan kembali harga tertinggi bensin sejak negeri Dua Kota Suci ini meliberalisasi tarifnya mengikuti harga pasar global.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Saudi temukan empat ladang minyak dan gas baru

Dari sumur nomor 2 di Ar-Risy, bisa memperoleh 4.452 barel minyak Arab Extra Light dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Arab News)

Aramco naikkan produksi minyaknya menjadi 12 juta barel sehari

Permintaan akan minyak di kuartal kedua 2020 diperkirakan sebesar 20-25 juta barel per hari.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Menteri energi Saudi sebut negaranya akan tetap jadi produsen minyak terbesar hingga 2050

Arab Saudi saat ini merupakan penghasil minyak dengan ongkos termurah sejagat, yakni US$ 3 per barel.





comments powered by Disqus