bisnis

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

05 Mei 2021 11:47

Laba perusahaan minyak dan gas Arab Saudi, Saudi Aramco, di kuartal pertama tahun ini sebanyak US$ 21,7 miliar atau meningat 30 persen ketimbang periode serupa tahun lalu.

Peningkatan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah global dan pulihnya perkeonomian dunia.

"Momentum pulihnya perekonomian global memperkuat pasar energi serta feksibilitas operasional keuangan, dan ketahanan karyawan kami berkontribusi terhadap perfrma memuaskan di kuartal pertama," kata Presiden sekaligus CEO Aramco Amin Nasir.

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

Untuk tahun ini, Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar kepada para investornya.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Laba Aramco tahun lalu anjlok menjadi Rp 704 triliun

Walau laba melorot, Aramco mengumumkan tahun ini tetap akan membagikan dividen sebesar US$ 75 miliar.





comments powered by Disqus