bisnis

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

16 Mei 2021 06:08

Dua maskapai asal Uni Emirat Arab (UEA) mengikuti jejak perusahaan penerbangan dari Amerika Serikat dan Eropa, yakni menghentikan sementara rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, karena Perang Gaza berlangsung sengit. 

Kedua maskapai itu - Etihad Airways berpusat di Ibu Kot Abu Dhabi dan Flydubai berbasis di Kota Dubai - memutuskan menyetop jalur ke Tel Aviv dengan alasan keamanan. 

Sejak Perang Gaza meletup Senin lalu, Hamas saban hari menggempur Tel Aviv dengan tembakan roket. 

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA September tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Etihad memulai penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv sedari 6 April dengan frekuensi dua kali sepekan. Sedangkan Flydubai rute Dubai-Tel Aviv dibuka sejak November tahun lalu. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Pandemi Covid-19 sebabkan Etihad rugi Rp 24,3 triliun tahun lalu

Secara keseluruhan sejak 2016, Etihad rugi Rp 104,5 triliun.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.





comments powered by Disqus