bisnis

Emirates Airline rugi Rp 78,7 triliun karena pandemi Covid-19

Sebelum pandemi Covid-19, Emirates Airline mempekerjakan 60.033 staf, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22 ribu kru kabin. Sekarang jumlah karyawan Emirates melorot menjadi 40.801 orang.

16 Juni 2021 08:17

Emirates Airline kemarin mengumumkan kerugian sebesar 20,3 miliar dirham (kini setara Rp 78,7 triliun) untuk tahun anggaran 1 April 2020-31 Maret 2021 gegara pandemi Covid-19. Ini kerugian pertama dialami maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab, itu sejak 1987.

Padahal di tahun anggaran sebelumnya, perusahaan penerbangan milik pemerintah Dubai ini meraup laba 1,1 miliar dirham (Rp 4,3 triliun).

Pemerintah Dubai sebenarnya sudah dua kali menyuntikkan dana buat menyelamatkan Emirates, yakni US$ 2 miliar tahun lalu dan US$ 1,1 miliar tahun ini.

CEO Emirates Group, perusahaan induk Emirates Airline, Syekh Ahmad bin Said al-Maktum, menjelaskan kerugian besar dialami maskapainya lantaran menurunnya jumlah penumpang akibat banyak negara menutup perbatasan dan pembatasan ketat perjalanan internasional. "Tidak seorang pun tahu kapan pandemi ini akan berakhir, tapi kita tahu pemulihan berlangsung setengah-setengah," katanya.

Selama tahun anggaran 2020-2021, Emirates hanya mengangkut 6,6 juta penumpang, anjlok 88 persen ketimbang tahun anggaran sebelumnya. Meski begitu, maskapai beroperasi sejak 1985 ini tetap terbang ke 157 kota dari 158 kota dilayani di 85 negara sebelum pandemi Covid-19 meletup pada Maret tahun lalu.

Emirates Group juga mengumumkan pengurangan karyawan sebesar 30,8 persen menjadi 75.145 orang.

Sebelum pandemi Covid-19, Emirates Airline mempekerjakan 60.033 staf, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22 ribu kru kabin. Sekarang jumlah karyawan Emirates melorot menjadi 40.801 orang.

Tahun lalu, Emirates juga memberlakukan pengurangan gaji bagi staf mereka untuk menghemat pengeluaran.

Seorang pramugari Emirates Airline sedang berpose di dalam pesawat milik maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab, itu. (Emirates Airline PR)

Emirates akan layani rute penerbangan Dubai-Tel Aviv tiap hari mulai bulan depan

Jalur Dubai-Tel Aviv ini akan dilayani dengan pesawat Boeing 777-300ER

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.





comments powered by Disqus