bisnis

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.

19 Juni 2021 08:17

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Saudi, Kamis lalu meraup dana US$ 6 miliar (kini setara Rp 86,9 triliun) dari penjualan sukuk dolar perdananya. Penerbitan sukuk ini untuk menutup kekurangan arus kas buat membayar dividen per kuartal sebesar US$ 18,75 miliar atau US$ 75 miliar setahun.

Sukuk dolar Aramco itu terdiri dari tiga jenis, yakni berjangka tiga, lima, dan sepuluh tahun. "Aramco berhasil memperoleh US$ 6 miliar dari penjualan sukuk dolar kepada investor institusi ternama," kata Aramco melalui keterangan tertulis.

Itu menjadi penjualan obligasi ketiga dilakoni Aramco setelah penerbitan obligasi pertama senilai US$ 12 miliar pada 2019 dan US$ 8 miliar pada tahun lalu.

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO (penjualan saham perdana) sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.

Bulan lalu, Aramco mengumumkan kenaikan laba 30 persen di kuartal pertama tahun ini.

Aramco memang mengejar dana segar untuk menutupi defisit dan membiayai beragam proyek miliaran dolar Amerika Serikat miliknya. April lalu, Aramco menjual saham minoritas di perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai US$ 12,4 miliar kepada konsorsium dipimpin EIG Global Energy Partners asal Amerika.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.





comments powered by Disqus