bisnis

Sepuluh tahun lagi, enam negara Arab Teluk akan berhenti andalkan devisa dari minyak

Baru empat negara Arab Teluk menerapkan VAT.

23 Juni 2021 17:28

Lembaga pemeringkat internasional Moody's Senin lalu menyebutkan enam negara pengekspor minyak dari kawasan Arab Teluk akan berhenti mengandalkan pendapatan dari sektor itu paling cepat sepuluh tahun lagi. 

Alasannya, usaha untuk diversifikasi ekonomi berjalan lambat sejak harga minyak mentah global melorot pada 2014. 

"Jika harga minyak rata-rata US$ 55 per barel, ... kami memperkirakan produksi hidrokarbon masih menjadi penyumbang terbesar bagi produk domestim bruto enam negara Arab Teluk, sumber utama pendapatan pemerintah, sehingga menjadi pendorong kunci kekuatan fiskal setidaknya buat satu dasawarsa lagi," kata Moody's dalam laporannya. 

Keenam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, dan Oman - sejatinya sudah menyetujui penerapan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen mulai 1 Januari 2018. Namun baru Saudi, UEA, Bahrain, dan Oman memberlakukan kesepakatan itu. 

Sila baca:

Oman jadi negara Arab Teluk keempat berlakukan VAT

Mulai besok, tarif VAT di Arab Saudi naik jadi 15 persen

 

 

Kapal tanker dioperasikan oleh Zodiac Maritime, perusahaan milik taipan Israel bernama Eyal Ofer, diserang di Laut Arab pada 29 Juli 2021. (Maritime Traffic)

Serangan terhadap kapal tanker Israel tewaskan dua kru

Korban terbunuh adalah warga Inggris dan Rumania.

Kapal tanker Mercer Street berbendera Liberia dioperasikan oleh perusahaan asal Israel, Zodiac Maritime. (Fletmon)

Kapal tanker dioperasikan perusahaan Israel diserang di Laut Arab

Mercer Street berbendera Liberia milik perusahaan Jepang.

Dealer resmi mobil Changan produksi Cina di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Eye of Riyadh)

Makin banyak warga Saudi minati mobil Cina

Tahun lalu, Saudi menempati peringkat pertama dalam daftar sepuluh negara tujuan ekspor mobil Cina, yakni sebanyak 97.780 unit.

Pesawat Israir Airlines jenis Airbus A 320 di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Dubai Media Office)

Penerbangan langsung Israel-Maroko beroperasi mulai hari ini

Maroko merupakan negara memiliki komunitas Yahudi terbesar di Afrika Utara, yakni sekitar tiga ribu orang dan 700 ribu orang Yahudi asal Maroko saat ini tinggal di Israel.





comments powered by Disqus