bisnis

Pemilik kapal Ever Given setuju bayar kompensasi Rp 7,8 triliun kepada Mesir

pembayaran kompensasi sebesar US$ 540 juta itu akan dibayar dua tahap. Pembayaran perdana sebanyak US$ 240 juta dan sisanya sebesar US$ 300 juta dilunasi tahun depan.

05 Juli 2021 18:53

Shoei Kisen Kaisha, perusahaan pemilik kapal kargo MV Ever Given asal Jepang, setuju membayar kompensasi senilai US$ 540 juta (kini setara Rp 7,8 triliun) kepada Otoritas Terusan Suez di Mesir, menurut seorang laksamana ikut dalam perundingan tentang uang pengganti atas kerugian oleh blokade Ever Given.

Otoritas Terusan Suez kemarin mengumumkan pihaknya sudah mencapai kesepakatan dengan Shoei Kisen mengenai kopensasi namun tidak menyebut angkanya. Penandatangan perjanjian sekaligus pelepasan kapal Ever Given dari sitaan akan dilakukan Rabu pekan ini.

Ever Given, kapal kargo seberat 200 ribu ton dengan panjang 400 meter terjepit di tengah Terusan Suez sehingga menutup jalur pelayaran di kanal itu selama enam hari sejak 23 Maret lalu.

Laksamana bertugas di terusan ini mengungkapkan kepada the National, pembayaran kompensasi sebesar US$ 540 juta itu akan dibayar dua tahap. Pembayaran perdana sebanyak US$ 240 juta dan sisanya sebesar US$ 300 juta dilunasi tahun depan.

Selain itu, Otoritas Terusan Suez bakal mendapatkan satu kapal penarik baru untuk menggantikan kapal hilang saat proses mengevakuasi Ever Given. Insiden ini menewaskan saty kru kapal dari Mesir.

Laksamana itu menilai kesepakatan tentang angka kompensasi itu merupakan kemenangan bagi Mesir. "Hak-hak Mesir terpenuhi," katanya.

toirtas Terusan Suez tadinya meminta uang pengganti US$ 816 juta kepada Shoei Kisen, tai kemudian diturunkan menjadi US$ 550 juta.

Menurut Khalid Abu Bakar, pengacara Otoritas Terusan Suez, nilai kompensasi diminta kliennya merupakan jumlah pantas karena kerusakan struktur kanal serius dan besarnya nilai pendapatan hilang akibat blokade Ever Given. Dia menambahkan setelah kesepakatan itu diteken Rabu besok, Otoritas Terusan Suez bakal menarik gugatannya di pengadilan sehingga Ever Given bisa berlayar lagi.

 

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Setelah kompensasi dibayar, kapal Ever Given diizinkan tinggalkan Terusan Suez hari ini

Sebagian fulus kompensasi sudah dibayarkan dan sisanya bakal dilunasi bulan ini.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Mesir bebaskan kapal kargo Ever Given Rabu pekan ini setelah sepakat soal kompensasi

Otoritas Terusan Suez mengklaim penutupan kanal oleh Ever Given membikin Mesir kehilangan pendapatan US$ 12-15 juta sehari.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Antrean kapal di Terusan Suez sudah berakhir

Tadinya terdapat 422 kapal tanker dan peti kemas mengantre sejak MV Ever Given terjepit di kanal itu.





comments powered by Disqus