bisnis

Eks bos Mossad jadi kepala cabang SoftBank di Israel

SoftBank Vision Fund 2 menjadi kantor cabang SoftBank kedua di negara Zionis itu setelah SoftBank Ventures Asia Fund beroperasi sejak 2015.

10 Juli 2021 17:37

Mantan Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) membenarkan kepada surat kabar Haaretz, dirinya ditunjuk untuk menjadi kepala kantor cabang SoftBank di negara Zionis itu.

Cohen, pensiun dari Mossad akhir Mei lalu, akan memimpin SoftBank Vision Fund 2 mengelola dana investasi sebesar US$ 30 miliar dan mesti melapor semua perkembangan operasional kepada manajemen SoftBank di Ibu Kota London, Inggris.

SftBank adalah sebuah konglomerasi asal Jepang milik Masayoshi Son dan berkantor pusat di Ibu Kota Tokyo. SoftBank memiliki sejumlah dana investasi, termasuk Vision Fund 1 - memiliki aset manajemen lebih dari US$ 100 miliar, termasuk modal dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab - telah berinvestasi di beragam perusahaan tersohor dunia, seperti WeWork, Uber, Slack, dan TikTok.

SoftBank juga telah menanamkan modalnya di pelbagai perusahaan di Israel, termasuk Trax Retail, Redis Labs, AnyVision, dan Cybereason.

Cohen diangkat menjadi kepala cabang SoftBank Vision Fund 2 untuk menyasar investasi tingkat akhir atau terhadap perusahaan-perusahaan sudah melewati tahap rintisan dengan penjualan telah berkembang pesat.

SoftBank Vision Fund 2 merupakan kantor cabang SoftBank kedua di Israel setelah SoftBank Ventures Asia Fund, dikelola oleh Benjamin Weiss dan beroperasi sejak 2015. SoftBank Ventures Asia Fund memusatkan perhatian pada investiasi tingkat awal dan telah menanamkan modal US$ 50 juta di perusahaan-perusahaan Israel, termasuk Pliops dan Innoviz Technologies.

Mei lalu, SoftBank mengumumkan meraup laba US$ 17,7 miliar di kuartal pertama tahun ini. Itu merupakan kejutan karena tahun lalu SoftBank rugi akibat kegagalan IPO (penjualan saham perdana) WeWork.

Penunjukan Cihens ebagai kepala kantor cabang SoftBank Vision Fund 2 di Israel dilansir Globes kemarin.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng bos Mossad Yossi Cohen (kanan) dan calon penggantinya, David Barnea (kiri). (Haaretz)

Netanyahu umumkan bos baru Mossad

Barnea berpengalaman menangani perekrutan agen untuk misi terkait Iran dan Hizbullah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad Yossi Cohen. (Chaim Tzach/GPO)

Arab Saudi batalkan rencana lawatan bos Mossad

Cohen dan kepala intelijen Saudi bertemu pada Desember 2018, membahas Iran dan Turki.

Gedung Bahrain World Trace Center di Ibu Kota Manama, Bahrain. (www.layoverguide.com)

Bos Mossad melawat ke Bahrain

Uni Emirat Arab dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994.

Kepala Dewan Keamanan Nasional Yossi Cohen saat rapat dengan Komite Luar Negeri dan Pertahanan Knesset pada 7 Desember 2014.  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 7 Desember 2015 menunjuk dia sebagai bos baru Mossad. (Olivier Fitoussi/Haaretz)

Direktur Mossad bertemu pejabat tinggi Sudan di UEA

Pertemuan ini diautr oleh penasihat keamanan nasional UEA Syekh Tahnun bin Zayid an-Nahyan.





comments powered by Disqus