bisnis

Menteri keamanan pangan UEA melawat ke Israel

UEA dan Israel menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerjasama dalam keamanan pangan antara kedua negara dalam sektor produksi, rantai pasokan, serta riset dan pengembangan pangan.

15 Juli 2021 19:42

Menteri Keamanan Pangan dan Air Uni Emirat Arab Maryam binti Muhammad al-Muhairi sejak kemarin melawat ke Israel, bertepatan dengan peresmian kedutaan besar negaranya di Ibu Kota Tel Aviv. Dia pun hadir dalam acara itu.

Kemarin pula, seperti diceritakan Maryam melalui akun Twitternya, dia dan Menteri Pertanian Israel Oded Forer menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerjasama dalam keamanan pangan antara kedua negara dalam sektor produksi, rantai pasokan, serta riset dan pengembangan pangan.

"Selama lawatan saya ke Israel, saya juga mengunjungi Agricora, organisasi berinvestasi dalam inovasi pangan dan teknologi pertanian," kata Maryam. Dia juga mengadakan pertemuan dengan pimpinan sejumlah perusahaan teknologi pertanian - termasuk Sprirulina, memproduksi tanaman alternatif dari protein.

Maryam juga datang ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Arava untuk mempelajari pertanian di Arava, selatan Israel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab Khalifah al-Marar (kanan) dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif az-Zayani (kiri) di Kota New York, Amerika Serikat, 26 September 2021. (Avi Ohayon/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu menteri UEA dan Bahrain

Israel baru membuka kantor perwakilan diplomatik di UEA, Bahrain, dan Maroko saja. 

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Pemimpin UEA dapat penghargaan karena buka hubungan diplomatik dengan Israel

Kosovo menjadi negara muslim pertama meresmikan kedutaan besar di Yerusalem.

Mehadrin Tnuport Export, produsen buah dan sayur terbesar di Israel. (Mehadrin.co.il)

Produsen buah dan sayur terbesar Israel akan buka kebun alpukat di Maroko

Mehadrin sekarang ini memiliki cabang di Swedia, Belanda, Prancis, Inggris, Swiss, dan Amerika Serikat. Dengan areal perkebunan buah dan sayur seluas lebih dari lima ribu hektare, perusahaan telah berumur lebih dari 60 tahun ini mampu meraup pendapatan dari penjualan sekitar US$ 300 juta saban tahun.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat berpidato di Kementerian Luar Negeri di Yerusalem, 25 Juli 2021. (Lazar Berman/ Times of Israel)

Setahun Perjanjian Ibrahim, nilai perdagangan UEA dan Israel mencapai Rp 8,1 triliun

Sekitar 500 perusahaan Israel sudah bekerjasama dengan kolega mereka di UEA. 





comments powered by Disqus