bisnis

Ekspor minyak Irak bulan lalu sebesar 86,76 juta barel

Ekspor minyak bulan lalu itu masih lebih rendah dibanding Mei tahun ini, yakni sebanyak 89,88 juta barel.

16 Juli 2021 18:07

Kementerian Perminyakan Irak kemarin menyebutkan negara itu bulan lalu mengekspor minyak mentah sebesar 86,76 juta barel.

Menurut data dari the State Organization for Marketing of Oil (SOMO), dengan harga jual rata-rata US$ 70,77 per barel, Irak meraup pendapatan US$ 6,14 miliar dari ekspor bulan lalu itu.

Dari total ekspor ini, sekitar 83,69 juta barel dihasilkan dari ladang-ladang minyak di wilayah tengah dan selatan Irak dikirim lewat Pelabuhan Basrah. Sedangkan 3,07 juta barel minyak lainnya diproduksi oleh blok di Provinsi Kirkuk, utara Irak, diekspor melalui pelabuhan di Ceyhan, Turki.

Irak biasanya mengekspor minyak sebanyak lebih dari 100 juta barel per bulan. Namun prduksi minyak negara 1001 Malam ini dikurangi berdasarkan kesepakatan OPEC+ bakal berakhir April tahun depan.

Ekspor minyak bulan lalu itu masih lebih rendah dibanding Mei tahun ini, yakni sebesar 89,88 juta barel. Namun pendapatan dari ekspor minyak Mei lalu ini lebih kecil, yaitu US$ 5,88 miliar.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak bisa jadi pemasok minyak terbesar ketiga di dunia pada 2030

Kapasitas produksi minyak Irak saat ini sebesar 4,6 juta barel per hari.

Ladang minyak di Kirkuk, utara Irak. (Rudaw)

Irak tahun depan alokasikan 67 persen penjualan minyaknya ke Asia

Saat ini 60 persen dari ekspor minyak Irak ke Asia.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak punya cadangan minyak 300 miliar barel

Irak tahun lalu menaikkan prediksi soal cadangan minyak menjadi 153 miliar barel dari estimasi sebelumnya sebesar 143 miliar barel.

Ibu Kota Baghdad, Irak. (baghdad-airport.com)

Irak perlu US$ 4 miliar buat investasi di industri hilir minyak

Irak berencana meningkatkan kapasitas produksi minyak mentahnya menjadi tujuh juta barel sehari pada 2022, dari lima juta barel saat ini.





comments powered by Disqus