bisnis

Es krim Ben & Jerry's hentikan penjualan di Tepi Barat dan akan setop izin produsen di Israel

Netanyahu ajak rakyat Israel boikot es krim Ben & Jerrry's.

20 Juli 2021 08:27

Produsen raksasa es krim asal Amerika Serikat Ben & Jerry's kemarin mengumumkan menghentikan penjualan produknya di permukiman-permukiman Yahudi di Tepi Barat karena menganggap wilayah Palestina itu sedang dijajah oleh Israel.

Keputusan itu dikeluarkan oleh Unilever, perusahaan membeli Ben & Jerry's pada 2000. "Kami meyakini tidaklah konsisten dengan nilai-nilai kami anut bagi es krim Ben & Jerry's untuk dijual di wilayah Palestina terjajah (Tepi Barat). Kami mendengar dan menyadari keprihatinan disampaikan oleh para penggemar dan mitra-mitra terpercaya kami."

Israel mencaplok Tepi Barat setelah menang dalam perang Enam hari pada Juni 1967. Negara Bintang Daud ini kemudian mendirikan permukiman Yahudi dicap ilegal menurut hukum internasional. Jumlahnya saat ini sekitar 250 permukiman dihuni oleh 600 ribu imigran Yahudi.

Selain itu, Ben & Jerry's bakal mencabut izin produsen es krimnya di Israel setelah habis masa berlakunya akhir tahun depan. Ben & Jerry's menyebutkan produknya tetap bakal dijual Israel melalui pihak ketiga.

Namun Chairman Ben & Jerry's Anuradha Mittal menegaskan kepada NBC News, pengumuman dikeluarkan oleh Unilever itu tanpa speengetahuan dan persetujuan direksi Ben & Jerry's. Hal ini bertentangan dengan kesepakatan akuisisi Ben & Jerry's oleh Unilever pada 21 tahun lalu.

Berdasarkan perjanjian akuisisi, menurut dia, Ben & Jerry's tetap boleh mengontrol misi sosial, integritas, dan kebijakan perusahaan.

Anuradha menambahkan direksi Ben & Jerry's sejatinya sudah menyepakati keputusan buat menyetop penjualan es krimnya di Tepi Barat Juli tahun lalu. Tapi CEO Ben & Jerry's Matthew McCarthy, ditunjuk oleh Unilever pada 2018, tidak melaksanakan ketetapan itu.

Penghentian penjualan es krim Ben & Jerry's di permukiman-permukiman Yahudi di Tepi Barat ini memicu kemarahan banyak pemimpin Israel. Perdana Menteri Naftali Bennett menilai keputusan anti-Israel itu keliru. "Ini sebuah kesalahan moral dan saya percaya bakal menjadi kekeliruan dalam soal bisnis pula," ujarnya.

Mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengajak rakyat Israel memboikot es krim Ben & Jerry's. "Sekarang orang Israel mengetahui es krim mana tidak perlu dibeli," tuturnya lewat Twitter.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi beli saham perusahaan mobil sport McLaren

PIF dan Ares Management akan memborong saham McLaren senilai Rp 8 triliun

Suasana sebuah mal di Arab Saudi. (SPA)

Saudi izinkan toko dan mal buka di waktu salat

Kadin Saudi meminta pengelola toko mengatur waktu salat bagi para pekerjanya bergantian agar pelayanan terhadap konsumen tidak terganggu. 

Ladang minyak di Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Bas News)

Ekspor minyak Irak bulan lalu sebesar 86,76 juta barel

Ekspor minyak bulan lalu itu masih lebih rendah dibanding Mei tahun ini, yakni sebanyak 89,88 juta barel.

Di sela lawatannya ke Israel, Menteri Keamanan Pangan dan Air Uni Emirat Arab Maryam binti Muhammad al-Muhairi dan Menteri Pertanian Israel Oded Forer pada 14 Juli 2021 meneken nota kesepahaman soal kerjasama untuk ketahanan pangan antara kedua negara. (Twitter/miriammalmheiri)

Menteri keamanan pangan UEA melawat ke Israel

UEA dan Israel menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerjasama dalam keamanan pangan antara kedua negara dalam sektor produksi, rantai pasokan, serta riset dan pengembangan pangan.





comments powered by Disqus