bisnis

Makin banyak warga Saudi minati mobil Cina

Tahun lalu, Saudi menempati peringkat pertama dalam daftar sepuluh negara tujuan ekspor mobil Cina, yakni sebanyak 97.780 unit.

28 Juli 2021 22:19

Satu dasawarsa lalu, tidak ada warga Arab Saudi berminat membeli moobil bikinan Cina, namun sekarang sudah berubah. Makin banyak orang dari kelas menengah ke bawah di negara Kabah ini kesengsem mobil produksi negeri Tirai Bambu itu karena harganya terjangkau.

Saudi menjadi salah satu pasar paling atraktif bagi merek-merek mobil Cina.

Menurut Muhammad Ramadi, pakar ekonomi independen sekaligus mantan profesor keuangan dan eonomi di Universitas Petroleum dan Mineral Raja Fahad, data tahun lalu menunjukkan sepuluh persen dari total produksi mobil Cina diekspor ke Saudi.

Dia mencontohkan mobil Cina merek Changan, diproduksi oleh perusahaan milik negara. Berdasarkan data dikumpulkan oleh Bestsellingcarsblog.com pada 2019, Changan meraup 2,3 persen dari total pasar mobil di Saudi, sehingga Changan termasuk dalam daftar sepuluh mobil tersohor di negeri Dua Kota Suci itu. Padahal Changan baru mulai dipasarkan di Saudi pada 2016.

China Daily menulis hingga Mei tahun ini sudah 55 ribu unit mobil Changan diekspor ke Saudi. Dibanding periode serupa tahun lalu, pencarian Changan di mesin pencari Google di Saudi selama semester pertama 2021 meningkat 50 persen. Popularitas Changan kian menanjak setelah Changan membuka pusat layanannya di Ibu Kota Riyadh pada Januari lalu.

Tahun lalu, Saudi menempati peringkat pertama dalam daftar sepuluh negara tujuan ekspor mobil Cina, yakni sebanyak 97.780 unit. Disusul Bangladesh (79.773 unit), Mesir (60.647 unit), Chile (56/627 unit), India (49.729 unit), Rusia (42.729 unit), Australia (39.863 unit), Amerika serikat (39.600 unti), Malaysia (37.760 unit), dan meksiko (34.802 unit).

 

Peresmian kantor Konsulat Jenderal Uni Emirat Arab (UEA) di Kota Al-Uyun, Sahara Barat, berlangsung pada Rabu, 4 November 2020. (Hes Press)

Aljazair tutup wilayah udaranya untuk semua maskapai Maroko

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

Aparat keamanan Libanon. (Al-Arabiya/Supplied)

Libanon terancam kehabisan pasokan listrik dalam sepekan mendatang

Kelangkaan BBM menyebabkan pemadaman listrik di seantero Libanon dapat mencapai 23 jam tiap hari. Sebagian besar rakyat mengandalkan generator pribadi mahal harganya.

Desain proyek pembangunan Taman Raja Salman berlokasi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi bangun taman kota terbesar di dunia senilai Rp 14,6 triliun

Taman Raja Salman ini akan didirikan di atas lahan seluas 13,4 kilometer persegi. Lebih besar lima kali ketimbang Taman Hyde di London dan empat kali lebih luas dibanding Taman Sentral di New York.

Konvoi truk tangki pengangkut minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Lembah Bekaa, 17 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Hizbullah mulai bagikan solar ke rumah-rumah sakit di Libanon

Impor 33 ribu metrik ton minyak solar oleh Hizbullah dari Iran itu tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah, Ahad pekan lalu.





comments powered by Disqus