bisnis

Kapal peti kemas terbesar di dunia akan lintasi Terusan Suez

Kapal berukuran panjang 400 meter dan mampu mengangkut 23.992 peti kemas itu akan berangkat Rabu pekan ini.

13 September 2021 17:41

Kapal peti kemas terbesar di dunia Ever Ace akan melintasi Terusan Suez di Mesir dalam pelayaran dari Pelabuhan Suffolk, Inggris, menuju Pelabuhan Rotterdam, Belanda.

Kapal berukuran panjang 400 meter dan mampu mengangkut 23.992 peti kemas itu akan berangkat Rabu pekan ini.

Rencana pelayaran Ever Ace melewati Terusan Suez ini berlangsung enam bulan setelah kapal kargo Ever Given terjepit di tengah kanal selama enam hari sehingga membuat ratusan kapal terpaksa mengantre.

Setelah sepakat membayar ganti rugi kepada Otoritas Terusan Suez, Ever Given dibebaskan dan melanjutkan pelayaran ke Rotterdam.

Mesir tengah memulai proyek perluasan Terusan Suez untuk mencegah insiden seperti dialami Ever Given berulang.

Kapal peti kemas Coral Crystal berbendera Panama terjepit beberapa jam di tengah Terusan Suez, Mesir, pada 9 September 2021. (Twitter)

Kapal peti kemas sempat blokir Terusan Suez

Terjepitnya kapal di Terusan Suez ini merupakan kejadian kedua setelah 23 Maret lalu kapal kargo Ever Given juga memblokir kanal selama enam hari. 

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Setelah kompensasi dibayar, kapal Ever Given diizinkan tinggalkan Terusan Suez hari ini

Sebagian fulus kompensasi sudah dibayarkan dan sisanya bakal dilunasi bulan ini.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Pemilik kapal Ever Given setuju bayar kompensasi Rp 7,8 triliun kepada Mesir

pembayaran kompensasi sebesar US$ 540 juta itu akan dibayar dua tahap. Pembayaran perdana sebanyak US$ 240 juta dan sisanya sebesar US$ 300 juta dilunasi tahun depan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Mesir bebaskan kapal kargo Ever Given Rabu pekan ini setelah sepakat soal kompensasi

Otoritas Terusan Suez mengklaim penutupan kanal oleh Ever Given membikin Mesir kehilangan pendapatan US$ 12-15 juta sehari.





comments powered by Disqus