bisnis

Perusahaan keamanan siber Israel beli ExpressVPN seharga Rp 13,3 triliun

Kape menyebutkan pemngambilalihan ExpressVPN ini akan meningkatkan jumlah pelanggan berbayar hingga lebih dari enam juta.

17 September 2021 11:40

Perusahaan keamanan siber asal israel Kape Technologies Senin lalu mengumumkan telah mengakuisisi penydiaan jaringan privat virtual (VPN) ternama ExpressVPN seharga US$ 936 juta9kini setara Rp 13,3 triliun). Ini merupakan pembelian perusahaan asing terbesar pernah dilakukan oleh perusahaan dari negara Zionis itu.

Dibentuk pada 2010, Kape telah mengembangkan beragam produk untuk perlindungan data pribadi dan saat ini melayani lebih dari 2,5 juta pelanggan di seluruh dunia. Perusahaan ini sudah masuk LSE (Bursa Saham Lodon) seksi AIM sedari 2014.

VPN membuat para pengguna bisa berselancar di dunia maya secara privat dengan menciptakan sebuah jaringan tertutup dari koneksi Internet publik, serta mengamankan identitas dan data pengguna. Berdasarkan sebuah riset dilakukan Global Industry Analysts, pasar global VPN tahun lalu diperkirakan US$ 35,4 miliar dan diprediksi mencapai US$ 92,4 miliar pada 2026.

Kape sudah mengambil alih sejumlah perusahaan VPN, termasuk GhostVPN pada 2017, Zenmate di 2018, dan terakhir setengah tahun lalu membeli Webselenese, juga perusahaan dari Israel.

Kape menyebutkan pemngambilalihan ExpressVPN ini akan meningkatkan jumlah pelanggan berbayar hingga lebih dari enam juta.

ExpressVPN didirikan pada 2009 menjadi salah satu penyedia layanan keamanan dan privasi pelanggan terbesar di dunia. Perusahaan ini memiliki server di 94 negara dan telah meraih banyak penghargaan untui perangkat lunaknya berbasis Windows, Mac, iOS, Android, dan Linux.

"Dengan ExpressVPN sekarang menjadi bagian dari keluarga Kape, bersama kami memiliki visi, bakat, dan sumber daya untuk memawa perusahaan ke level berikutnya," kata CEO Kape Technologies Ido Erlichman. Kape saat ini mempunyai sekitar 350 pegawai di delapan kantor di beragam kota, termasuk Tel Aviv (Israel), Seattle (Amerika Serikat), Berlin (Jerman), Paris (Prancis), dan London (Inggris).

Yordania menandatangani perjanjian pembelian air tambahan dari Israel sebanyak 50 juta meter kubik pada 12 Oktober 2021 di Ibu Kota Amman, Yordania. (Rafi Ben Hakun/GPO)

Yordania beli tambahan air sebanyak 50 juta meter kubik dari Israel

Sesuai kesepakatan, Israel tahun ini akan memasok seratus juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 65 sen per meter kubik.

Menteri Dalam Negeri Israel mengunjungi Masjid Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Oktober 2021. (Twitter)

Perjanjian bebas visa antara UEA dan Israel berlaku mulai 10 Oktober

UEA dan Israel meneken perjanjian bebas visa Januari tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.

Penerbangan perdana Egypt Air ke Tel Aviv mendarat di Bandar Udara Internasional Ben Gurion. (Israel Airports Authority)

Egypt Air mulai operasikan rute Kairo-Tel Aviv

Sejak 1980-an, rute itu dioperasikan oleh Air Sinai, merupakan anak usaha dari Egypt Air. Namun penerbangan Kairo-Tel Aviv terkesan dirahasiakan.





comments powered by Disqus