bisnis

Aljazair tutup wilayah udaranya untuk semua maskapai Maroko

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

23 September 2021 23:28

Aljazair sejak kemarin menutup wilayah udaranya untuk semua maskapai dari Maroko, termasuk pesawat militer. Keputusan ini keluar di tengah memburuknya hubungan kedua negara bertetangga itu terkait isu Sahara Barat.

Terdapat tujuh maskapai asal Maroko, yakni tiga maskapai pemerintah - Royal Air Maroc, Royal Air Maroc Express, dan RAM Cargo - serta empat maskapai swasta, yaitu Air Arabia Maroc, Casair Service, Dalia Air, dan Med Airlines.

Penutupan wilayah udara bagi semua pesawat Maroko itu muncul setelah Aljazair pada 24 Agustus memutus hubungan diplomatik dengan negara Arab maghribi ini.

Relasi Aljazair-Maroko memang sudah tegang selama puluhan tahun lantaran dukungan Aljazair terhadap Barisan Polisario, gerakan separatis ingin mendirikan negara sendiri di Sahara Barat. Sedangkan Maroko, menguasai 80 persen dari total Sahara Barat, hanya ingin memberikan status otonomi.

"Keputusan telah dibuat untuk segera menutup wilayah udara bagi semua pesawat sipil dan militer terdaftar di Maroko," kata kantor kepresidenan Aljazair melalui keterangan tertulis. Kebijakan ini diambil karena Maroko terus menunjukkan sikap bermusuhan dan melancarkan provokasi.

Keputusan ini tidak akan memberikan pengaruh besar dalam waktu dekat lantaran Aljazair sudah melarang penerbangan internasional sejak Maret lalu karena pandemi Covid-19. Ketika penerbangan luar negeri dibuka kembali ke tujuh negara, Maroko tidak termasuk.

Seorang sumber dekat dengan Air Algerie, maskapai pemerintah Aljazair, mengungkapkan sejak Maret itu tidak ada lagi penerbangan langsung antara kedua negara. "Orang Aljazair ingin melawat ke Maroko mesti terbang melalui Tunis," katanya.

Kebijakan itu hanya bakal memberi dampak terhadap pesawat Maroko melewati wilayah udara Aljazair. Terdapat 15 penerbangan dalam sepekan akan terkena efeknya, yakni untuk rute menghubungkan Maroko dengan Tunisia, Turki, dan Mesir. Namun mereka masih bisa memutar terbang melewati Laut Mediterania.

Aljazair marah ketika Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. Balasannya, Amerika Serikat mengakui Sahara Barat sebagai wilayah kedaulatan Maroko.

Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menjadi du negara Arab pertama memiliki kantor perwakilan diplomatik di Sahara Barat. UEA meresmikan konsulatnya di Kota Al-Uyun pada November tahun lalu dan Bahrain menyusul sebulan kemudian. 

Rabat pernah memutus hubungan diplomatik dengan Aljazair pada 1976, setelah Aljir mengakui Republik Demokratik Arab Sahrawi, dideklarasikan oleh gerakan separatis Barisan Polisario.

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

 

Yordania menandatangani perjanjian pembelian air tambahan dari Israel sebanyak 50 juta meter kubik pada 12 Oktober 2021 di Ibu Kota Amman, Yordania. (Rafi Ben Hakun/GPO)

Yordania beli tambahan air sebanyak 50 juta meter kubik dari Israel

Sesuai kesepakatan, Israel tahun ini akan memasok seratus juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 65 sen per meter kubik.

Menteri Dalam Negeri Israel mengunjungi Masjid Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Oktober 2021. (Twitter)

Perjanjian bebas visa antara UEA dan Israel berlaku mulai 10 Oktober

UEA dan Israel meneken perjanjian bebas visa Januari tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.

Penerbangan perdana Egypt Air ke Tel Aviv mendarat di Bandar Udara Internasional Ben Gurion. (Israel Airports Authority)

Egypt Air mulai operasikan rute Kairo-Tel Aviv

Sejak 1980-an, rute itu dioperasikan oleh Air Sinai, merupakan anak usaha dari Egypt Air. Namun penerbangan Kairo-Tel Aviv terkesan dirahasiakan.





comments powered by Disqus