bisnis

UEA akan bangun PLTS di Yordania dan listriknya bakal dijual ke Israel

PLTS itu akan menghasilkan 600 megawatt listrik untuk Israel dan Yordania bakal mendapat tambahan pasokan air seratus juta meter kubik.

26 November 2021 06:29

Uni Emirat Arab (UEA) berencana membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Yordania dan listrik dihasilkan akan dijual ke Israel. Kesepakatan kerjasama ketiga negara ini ditandatangani Senin lalu di Kota Dubai, Uni Emirat Arab.

Berdasarkan perjanjian ini, PLTS di Yordania itu bakal mengekspor listrik ke Israel 600 megawatt tiap tahun. PLTS ini dijadwalkan beroperasi pada 2026 dan empat tahun kemudian diperkirakan dapat menyuplai dua persen dari kebutuhan listrik negara Zionis itu.

Israel juga bakal membangun pabrik penyulingan air laut dan air bersih itu kemudian dijual ke Yordania sebanyak seratus juta meter kubik per tahun. Kedua negara sebelumnya meneken kesepakatan untuk menaikkan pasokan air ke Yordania sebesar seratus juta meter kubik saban tahun dari sebelumnya 50 juta meter kubik.

Alhasil, Yordania mengandalkan pasokan air bersih dari Israel, nantinya dapat memperoleh suplai 200 juta meter kubik air tiap tahun.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Menteri Energi Israel Karin Elharrar, Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA Mariam al-Muhairi, dan Menteri Air Yordania Muhammad an-Najjar, serta disaksikan oleh utusan khusus Amerika Serikat untuk perubahan iklim John Kerry.

Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan menekankan Yordania menderita kelangkaan air bersih akibat perubahan iklim global. "Kesepakatan antara Yordania dan Israel akan memperkuat keamanan iklim dan kepentingan bersama kedua negara," katanya.

Dia bilang kerjasama ketiga negara ini adalah hasil dari Perjanjian Ibrahim bertujuan memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan negara-negara di Timur Tengah, serta kehidupan dan masa depan penduduk mereka.

Karin menambahkan kesepakatan itu menunjukkan bagaimana negara dapat bekerjasama dalam menangani perubahan iklim dunia. "Yordania memiliki ruang terbuka sangat luas dan dihujani sinar matahari akan membantu Israel memenuhi ambisinya soal energi ramah lingkungan," ujarnya. Israel dengan teknologi penyulingan air laut mengagumkan akan menolong Yordania menghadapi krisis air bersih."

An-Najjar mengakui krisis air di negaranya lantaran perubahan iklim dan meningkatnya jumlah pengungsi asing. "Penyulingan adalah komponen penting untuk menstabilkan harga air di Yordania dan kami tetap mencari cara untuk menaikkan pasokan air bersih," tuturnya.

Studi kelayakan untuk proyek PLTS di Yordania ini mulai dilakukan tahun depan. Proyek ini akan dibangun oleh Masdar, perusahaan energi alternatif milik pemerintah UEA.

Namun tidak disebutkan berapa nilai proyek PLTS itu. Hanya saja, Israel akan membayar US$ 180 juta per tahun untuk membeli listrik dari PLTS di Yordania ini. Pendapatan dari penjualan listrik ke negara Bintang Daud itu akan dibagi dua antara Yordania dan UEA.

Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Agustus 2017. (Arab News)

Arab Saudi andalkan teknologi keamanan siber dari Israel untuk lindungi objek vital

Sejak 2017, Saudi mengandalkan perusahaan-perusahaan Israel dikelola oleh para mantan pejabat tinggi militer negara Zionis itu untuk mengamankan pelaksanaan ibadah haji.

Penasihat keamanan nasional Uni Emirat Arab Syekh Tahnun bin Zayid an-Nahyan bertemu penasihat keamanan nasional Iran Ali Samkhani pada 6 Desember 2021 di Ibu Kota Teheran, Iran. (ISNA)

Putri eks bos Mossad berkerja di perusahaan dipimpin penasihat keamanan UEA

Achinoam Cohen Ganonyan bekerja di anak usaha Group 42 di Israel sejak Maret lalu.

Menteri Energi Israel Karin Elharrar, Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab (UEA) Mariam al-Muhairi, dan Menteri Air Yordania Muhammad an-Najjar pada 22 November 2021 di Dubai, UEA, menandatangani kerjasama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Yordania. (Courtesy)

Kalah air dekap Israel

Kerjasama soal air antara kedua negara sudah berlangsung sejak satu abad silam. Pada 1921, Yordania dan Israel sepakat membangun pembangkit listrik tenaga air di simpang Sungai Yordania.

Pesawat Royal Air Maroc, maskapai milik pemerintah Maroko. (Morocco World News)

Maskapai milik pemerintah Maroko luncurkan rute penerbangan Kasablanka-Tel Aviv bulan depan

Saat ini terdapat sekitar tiga ribu orang Yahudi tinggal di Maroko. Sedangkan di Israel, bermukim 700 ribu warga Yahudi dari Maroko.





comments powered by Disqus