bisnis

Saudi akan privatisasi 29 bandar udara

Negara Kabah ini akan membentuk satu maskapai dan bandar udara baru di Riyadh.

11 Mei 2022 17:42

Arab Saudi akan memprivatisasi 29 bandar udara sebagai salah satu cara untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke negara Kabah itu menjadi 330 juta orang saban tahun paling lambat pada 2030.

Presiden badan Penerbangan Sipil Arab Saudi Abdul Aziz ad-Duailaj bilang kepemilikan negara atas saham 29 bandar udara ini telah dipindahkan ke entitas baru bernama Matarat, agar proses privatisasi bisa dimulai. Namun dia tidak menyebutkan nama 29 bandar udara akan dijual itu.

Dia menambahkan para investor internasional akan diajak untuk meninjau langsung kondisi 29 bandar udara ini dalam 12-18 bulan ke depan. "Saya tidak akan menunggu sampai 2030 untuk menswastanisasi semua sektor penerbangan," kata Abdul Aziz kemarin, di sela Forum Masa Depan Penerbangan Saudi berlangsung di Ibu Kota Riyadh.

Saudi sebelumnya pernah berusaha memprivatisasi bandar udaranya dengan menyewa konsultan dari Goldman Sachs pada 2017, ketika ingin menjual saham Bandar Udara Internasional Raja Khalid di Riyadh. Namun rencana ini dbatalkan.

Selain itu, Saudi juga akan membentuk maskapai baru berbasis di Riyadh, terpisah dari Saudi Arabian Airlines. Maskapai baru itu nantinya akan melayani 250 kota di seluruh dunia dan semua sahamnya dimiliki oleh lembaga dana investasi negara, PIF (Dana Investasi Publik).

Negeri Dua Kota Suci ini bakal pula membangun bandar udara baru di Riyadh dan seluruh sahamnya dipunyai oleh PIF.

 

 

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman saat berbicara di Konferensi Minyak dan Gas Timur Tengah berlangsung di Bahrain, 16 Mei 2022. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi maksimal bisa 13,4 juta barel sehari pada 2027

Produksi minyak negara Kabah itu di kuartal pertama tahun ini sebanyak 13 juta barel saban hari.

Ilustrasi biji kopi. (Zawya)

Saudi bikin perusahaan kopi nasional

Produksi kopi Saudi terutama berasal dari wilayah pegunungan Jazan, Al-Baha, dan Asir. Di tiga provinsi ini, terdapat lebih dari 2.500 perkebunan kopi dengan total sekitar 400 ribu pohon.

Presiden sekaligus CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Laba Aramco naik 82 persen di kuartal pertama tahun ini

Produksi minyak Aramco sebanyak 13 juta barel sehari.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Salip saham Apple, Aramco sempat jadi perusahaan paling berharga di dunia

Di sesi penutupan, nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$ 2,45 triliun di bawah Apple menyentuh angka US$ 2,5 triliun. Microsoft menempatui peringkat ketiga dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1,978 triliun.





comments powered by Disqus