bisnis

Laba Mubadala Investment melonjak 69 persen tahun lalu

Mubadala sepanjang tahun lalu berinvestasi sebesar Rp 494,2 triliun di beragam sektor kunci.

11 Mei 2022 18:56

Lembaga dana investasi milik pemerintah Abu Dhabi, Mubadala Investment Company, tahun lalu meraup laba 122 miliar dirham (kini setara 482,3 triliun) atau melonjak 69 persen ketimbang keuntungan diperoleh pada 2020 sebesar 72 miliar dirham (Rp 284,6 triliun).

"2021 adalah tahun keuangan terkuat Mubadala selama 20 tahun berdiri," kata CEO Mubadala Group Khaldun Khalifah al-Mubarak melalui keterangan tertulis hari ini.

Keuntungan 122 miliar dirham itu didapat dari laba investasi, penghasilan dari aset-aset tertentu, dan kemitraan baru.

Nilai aset manajemen Mubadala juga naik menjadi 1.045 miliar dirham pada 2021 dibanding 894 miliar dirham di 2020.

Mubadala sepanjang tahun lalu berinvestasi sebesar 125 miliar dirham (Rp 494,2 triliun) di beragam sektor kunci. Di antaranya investasi senilai 2,5 miiar dirham di CityFibre, perusahaan platform infrastruktur fiber independen terbesar di Inggris. Mubadala juga menanam modal 1,3 miliar dirham di Culligan, perusahaan penghasil air bersih di Amerika Serikat.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman saat berbicara di Konferensi Minyak dan Gas Timur Tengah berlangsung di Bahrain, 16 Mei 2022. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi maksimal bisa 13,4 juta barel sehari pada 2027

Produksi minyak negara Kabah itu di kuartal pertama tahun ini sebanyak 13 juta barel saban hari.

Ilustrasi biji kopi. (Zawya)

Saudi bikin perusahaan kopi nasional

Produksi kopi Saudi terutama berasal dari wilayah pegunungan Jazan, Al-Baha, dan Asir. Di tiga provinsi ini, terdapat lebih dari 2.500 perkebunan kopi dengan total sekitar 400 ribu pohon.

Presiden sekaligus CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Laba Aramco naik 82 persen di kuartal pertama tahun ini

Produksi minyak Aramco sebanyak 13 juta barel sehari.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Salip saham Apple, Aramco sempat jadi perusahaan paling berharga di dunia

Di sesi penutupan, nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$ 2,45 triliun di bawah Apple menyentuh angka US$ 2,5 triliun. Microsoft menempatui peringkat ketiga dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1,978 triliun.





comments powered by Disqus