bisnis

Salip saham Apple, Aramco sempat jadi perusahaan paling berharga di dunia

Di sesi penutupan, nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$ 2,45 triliun di bawah Apple menyentuh angka US$ 2,5 triliun. Microsoft menempatui peringkat ketiga dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1,978 triliun.

11 Mei 2022 19:17

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi, kemarin sempat menjadi perusahaan paling berharga di dunia mengalahkan Apple Incorporation, perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat.

Saham Aramco sempat mencapai harga tertinggi di Tadawul (Bursa Saham Saudi) yakni 46,20 riyal per lembar, sehingga menjadikan perusahaan ini memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar US$ 2,464 triliun. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar Apple di saat sama adalah US$ 2,461 triliun.

Tapi di sesi penutupan, nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$ 2,45 triliun di bawah Apple menyentuh angka US$ 2,5 triliun. Microsoft menempatui peringkat ketiga dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1,978 triliun.

Meski begitu, harga saham Aramco meningkat hampir 30 persen sejak 2 Januari. Sebaliknya, harga saham Apple anjlok 16 persen sejak permulaan tahun ini.

"Para investor mencemaskan pengetatan pengeluaran oleh konsumen akan menyebabkan minat mereka membeli produk-produk Apple turun," kata Neil Campling, Kepala Mirabaud Securities Global Thematic, kepada the National.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman saat berbicara di Konferensi Minyak dan Gas Timur Tengah berlangsung di Bahrain, 16 Mei 2022. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi maksimal bisa 13,4 juta barel sehari pada 2027

Produksi minyak negara Kabah itu di kuartal pertama tahun ini sebanyak 13 juta barel saban hari.

Presiden sekaligus CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Laba Aramco naik 82 persen di kuartal pertama tahun ini

Produksi minyak Aramco sebanyak 13 juta barel sehari.

Depot bahan bakar milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi, terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun dari Yaman pada 25 Maret 2022. (Twitter)

Diserang Al-Hutiyun, dua tangki minyak Aramco di Jeddah terbakar

Al-Hutiyun juga menyasar kilang Ras Tanura dan Rabigh dengan beberapa pengebom nirawak.

Api berkobar di fasilitas milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi, setelah diserbu oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 25 Maret 2022. (Telegram)

Milisi Al-Hutiyun kembali serang fasilitas Aramco di Jeddah

Ini merupakan serangan ketiga bulan ini dilancarkan Al-Hutiyun, milisi Syiah sokongan Iran, terhadap fasilitas-fasilitas Aramco dan tempat vital lainnya di Arab Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi maksimal bisa 13,4 juta barel sehari pada 2027

Produksi minyak negara Kabah itu di kuartal pertama tahun ini sebanyak 13 juta barel saban hari.

17 Mei 2022

TERSOHOR