buku

Koleksi pribadi putri kesayangan

Aisyah bareng Safiyah (ibu) dan dua abangnya, Muhammad serta Hannibal, berhasil lari dari Libya.

14 November 2015 13:36

Boleh jadi Aisyah al-Qaddafi sedang memikirkan koleksi pribadi tertinggal di kediamannya di kawasan Nufuliyin, Ibu Kota Tripoli. Jika benar dia tidak memiliki file cadangan, tentu foto-foto pernikahan dengan mendiang suaminya itu amat sangat berarti. Sang suami merupakan sepupunya dari pihak ayah, Kolonel Ahmad al-Qaddafi al-Qahsi, tewas terkena serangan rudal jet-jet tempur NATO di Bani Walid.

Apalagi janda muda nan cantik ini baru saja melahirkan seorang putri bulan lalu di Aljazair. Hanya negara tetangga itulah bersedia menampung Aisyah bersama ibu (Safiyah) dan dua kakaknya, yaitu Muhammad dan Hannibal, seperti dikutip dari buku Rahasia Muammar al-Qaddafi karya Faisal Assegaf (terbitan Hamaslovers, November 2011).

Aljazair akhirnya mengakui pemerintahan sementara Libya (Dewan Transisi Nasional) beralasan pemberian suaka bagi tiga anggota keluarga pemimpin Libya terguling Muammar al-Qaddafi itu semata-mata karena alasan kemanusiaan.

Aisyah, 35 tahun, adalah putri satu-satunya di keluarga Qaddafi dan merupakan anak kelima. Tujuh saudara kandungnya lelaki. Memang dia mempunyai adik angkat perempuan bernama Hana, dilaporkan terbunuh dalam serangan rudal Amerika Serikat terhadap rumah Qaddafi di Bab al-Aziziyah pada April 1986. Namun rakyat Libya percaya Hana masih hidup dan kini berprofesi sebagai dokter. Aisyah juga punya satu lagi saudara angkat, Milad, selamat dalam serangan tiga hari itu.

Aisyah tentu ingin memperlihatkan foto sang ayah kepada bayinya. Sayang, dua album foto bersampul warna perak itu tertinggal di rumahnya kini dikuasai kaum pemberontak. Album satu berisi foto-foto mesra Aisyah dan Ahmad di pelaminan, termasuk saat mereka saling menyuapi makanan. Kedua mempelai ini sama-sama mengenakan setelan serba putih. Album satunya lagi berisi suasana pesta pernikahan. Keduanya menikah pada 2006.

Saat saya mengunjungi rumah itu, Jumat sore, 9 September 2011, dua album foto itu ada di atas meja kerja Aisyah. Foto-foto itu tidak memuat keterangan kapan perkawinan itu berlangsung. Sejumlah tetangga Aisyah di Nufuliyin juga mengaku tidak tahu. "Maaf saya tidak ingat," kata Ibrahim, ayah enam anak tinggal di seberang jalan kediaman Aisyah.

Seingat Ibrahim, Aisyah mengungsi dari rumahnya ke Bab al-Aziziyah setelah revolusi meletus pada 17 Februari lalu. Lantaran dijaga ketat, kediamannya lolos dari sasaran penjarahan rakyat. Pihak pemberontak tidak mengizinkan masuk sembarang orang, termasuk wartawan. Yang membuat rakyat Libya marah, kata dia, rumah Aisyah itu dibangun setelah menggusur rumh sakit anak Surailat.

Karena itulah, semua ada di dalam rumah besar itu masih terjaga. Mulai dari kursi kebesaran Aisyah berwarna kuning emas, ruang makan, ruang salon, bioskop, ruang tamu. Kolam renang dalam ruangan masih berisi air tetap indah dipandang. Memang ada juga barang-barang berantakan, seperti di kamar tidur dan ruang kerja Aisyah di lantai dua. Coretan hanya ada di dinding luar rumah. Di samping pintu gerbang kayu berwarna coklat, ditempel sejumlah foto dilengkapi identitas warga Libya gugur.

Koleksi lain tidak kalah penting adalah foto-foto masa kecil Aisyah. Bingkai foto itu terdapat di sebuah meja dekat tangga dan di ruang kerja. Ada yang berwarna dan hitam-putih. Salah satunya adalah foto Aisyah beranbut poni mengenakan gaun dan rok.

Di ruang kerja menyatu dengan kamar tidur itu juga berserakan koleksi film-film (DVD) milik Aisyah. Sebut saja Thr3e (film yang diangkat dari novel laris karya Ted Dekker), Genghis Khan, Frantic (dibintangi oleh Harrison Ford), Let the Right One In (dinobatkan sebagai salah satu film horor terbaik), Fracture (diperankan oleh Anthony Hopkins), Inside Man (Denzel Washington dan Jodie Foster), serta Hannibal.

Koleksi lainnya adalah Quantum of Solace (serial James Bond 007 diperankan oleh Daniel Craig), Guilty by Association, A Perfect Murder (Michael Douglas dan Gwyneth Paltrow). Ada juga dua film Arab berjudul Wahid min Nas dan Abu Ali. Terdapat pula DVD cara belajar menari Salsa dengan judul Step by Step Salsa.

Di atas meja kerja Aisyah terdapat sebuah kotak minyak wangi menyerupai Kabah (berwarna hitam dengan pintu kuning emas). Pastinya minyak wangi itu mahal. Sebab meski botolnya sudah tidak ada dan sudah lama ditinggal pemiliknya, harumnya masih cukup menusuk lubang hidung. Di bagian bawahnya tertera nama sebuah produsen minyak wangi dari Arab Saudi.

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka pemimpin negara itu Muammar al-Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kekayaan Muammar al-Qaddafi

Dia memiliki saham di 72 perusahaan tersebar di lebih dari 45 negara.

Foto pemimpin Libya Muammar al-Qaddafi diinjak orang melintas dan dilindas mobil. Foto ini diletakkan di gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman Qaddafi di Ibu Kota Tripoli, 7 September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Serba nyaman dan mewah

Anak-anak Qaddafi adalah pelanggan setia Mariah Carey, Beyonce, dan Usher.

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka Muammar Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, 7 September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pribadi eksentrik

Dia takut terbang lama (lebih dari delapan jam) dan di atas air. Dia tidak suka berada di gedung tinggi atau menaiki lebih dari 35 anak tangga.

Tidak suka pangkat jenderal

Qaddafi beralasan karena Libya diperintah oleh rakyat, jadi dia tidak memerlukan pangkat tertinggi dalam militer.





comments powered by Disqus

Rubrik buku Terbaru

Kunjungan janda Pangeran Talal

Mark Young mendapat hadiah cincin emas 18 karat dari Puteri Muna.

24 Februari 2018
Isapan ganja Puteri Dalal
17 Februari 2018
Hidung baru Puteri Rima
10 Februari 2018

TERSOHOR