buku

Berziarah ke kubur kakek Qaddafi

Letaknya bersebelahan dengan taman makam pahlawan.

21 November 2015 02:28

Letaknya bersebelahan dengan taman makam pahlawan. Berada di kawasan Al-Hani, sekitar 300 meter dari rumah cicitnya, Aisyah al-Qaddafi dan tempat tinggal Al-Mutasim Billah al-Qaddafi (kurang lebih setengah kilometer). Makam dari Hamid bin Muhammad (Abu Minyar) al-Qaddafi ini bisa ditempuh sepuluh menit dengan mobil dari Midan Syuhada.

Di lapangan itulah pemimpin Libya terguling biasa berpidato. Sebelum Revolusi 17 Februari, alun-alun itu disebut Lapangan Hijau. Setelah Qaddafi dan anak-anaknya kabur dari Ibu Kota Tripoli, saban malam ribuan warga berkumpul, bergembira, memperingati jatuhnya rezim sudah berumur 42 tahun, seperti dikutip dari buku Rahasia Muammar al-Qaddafi karya Faisal Assegaf (terbitan Hamaslovers, November 2011).

Hamid al-Qaddafi adalah kakek dari Muammar al-Qaddafi. Dia tewas pada 8 Mei 1935 dalam pertempuran menghadapi penjajah Italia. Negeri Pizza itu hengkang dari Libya pada 1947. Namun negara Arab maghribi ini baru memperoleh kemerdekaan penuh dari Inggris dan Prancis melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 24 Desember 1951.

Karena letaknya bersebelahan, menurut warga sekitar, presiden mana saja datang ke Tripoli, setelah meletakkan karangan bunga di monumen pahlawan, mereka juga memberikan mendiang Hamid Qaddafi hadiah serupa.

Tradisi semacam itu juga dilakukan mantan Presiden Indonesia Megawati Soekarnoputeri saat melawat ke Libya pada September 2003. Seolah mengikuti jejak ayahnya, Megawati juga bertandang ke Tunisia dan Aljazair. "Saya melihat itu di televisi," kata seorang pria menolak disebutkan identitasnya.

Saat saya berziarah ke makam Hamid Qaddafi, Jumat siang, 9 September 2011, suasana begitu sepi. Pintu masuk berupa pagar besi bercat hijau dibiarkan terbuka. Kondisi makam tidak terurus. Nisannya terbelah dan tidak berada di posisi semestinya. Kubur dan nisan kakek dari Qaddafi ini dilapisi batu granit.

Tulisan bismillahir rahmanir rahim di atas nisan tidak lagi utuh. Batu nisan itu juga menyebut Hamid Qaddafi adalah seorang pejuang tewas saat berperang melawan pasukan Italia. Di alinea kedua, tergores pujian buat putranya. Qaddafi yunior disebut sebagai pahlawan dengan Revolusi Fatah saat mengggulingkan Raja Idris I. Dia juga berani menentang Amerika Serikat dan Inggris.

Hamid Qaddafi tidak sendirian terbaring di sana. Ada sekitar 50 makam menempati lahan seluas 300 meter persegi itu. Mereka adalah korban dari serangan jet-jet tempur Amerika terhadap kediaman Muammar Qaddafi di Bab al-Aziziyah. Hingga kini empat peluru kendali masih dibiarkan tergeletak di ruang tamu rumah itu.

Pengeboman itu berlangsung pada 15,16, dan 17 April 1986. Qaddafi mengklaim putri angkatnya, Hana, terbunuh dalam insiden itu. Namun, kata Saleh, 32 tahun, rakyat Libya meyakini Hana masih hidup dan kini menjadi dokter.

Sekitar tiga langkah ke kanan dari makam Hamid Qaddafi berdiri monumen untuk mengingatkan pada serangan negara adikuasa itu. Tugu peringatan setinggi dua meter itu bertulisan, "Serbuan Amerika telah mencabut nyawa warga Tripoli."

Seperti tempat-tempat milik keluarga Qaddafi lainnya, menurut Saleh, dulu tidak ada yang berani mendekati apalagi memasuki kuburan itu. Di seberang jalan depan makam, berdiri sebuah pos tadinya dijaga ketat oleh tentara Qaddafi.

Hamid Qaddafi kini tinggal sendirian di Tripoli. Cucu dan cicitnya sudah pergi. Karena ulah mereka, rasanya tidak ada rakyat Libya mau menziarahi atau mendoakan dirinya.

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka pemimpin negara itu Muammar al-Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kekayaan Muammar al-Qaddafi

Dia memiliki saham di 72 perusahaan tersebar di lebih dari 45 negara.

Foto pemimpin Libya Muammar al-Qaddafi diinjak orang melintas dan dilindas mobil. Foto ini diletakkan di gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman Qaddafi di Ibu Kota Tripoli, 7 September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Serba nyaman dan mewah

Anak-anak Qaddafi adalah pelanggan setia Mariah Carey, Beyonce, dan Usher.

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka Muammar Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, 7 September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pribadi eksentrik

Dia takut terbang lama (lebih dari delapan jam) dan di atas air. Dia tidak suka berada di gedung tinggi atau menaiki lebih dari 35 anak tangga.

Tidak suka pangkat jenderal

Qaddafi beralasan karena Libya diperintah oleh rakyat, jadi dia tidak memerlukan pangkat tertinggi dalam militer.





comments powered by Disqus

Rubrik buku Terbaru

Pangeran Talal tokoh liberal

Dia mulai menarik perhatian ketika bilang tidak ada hukuman pancung dalam kasus dua perawat Inggris.

18 November 2017
Kekayaan Muammar al-Qaddafi
23 Januari 2016
Serba nyaman dan mewah
09 Januari 2016
Pribadi eksentrik
02 Januari 2016

TERSOHOR