buku

Diperas dengan gaji kecil

Kerja enam hari dalam sepekan dengan jam kerja lebih dari 12 jam dan tidak ada uang lembur, Mark Young cuma digaji oleh Puteri Rima seratus pound sterling per minggu.

13 Januari 2018 03:35

Albalad.co berhasil mendapatkan izin dari penulis buku Saudi Bodyguard, Mark Young, untuk menerjemahkan sekaligus menerbitkan isi bukunya di Albalad.co. Seperti biasa, rubrik buku ini muncul saban Sabtu dan dimulai sejak 11 November lalu.

Albalad.co sejatinya memperoleh salinan buku Saudi Bodyguard dalam bentuk PDF tersebut langsung dari Mark Young, mantan pengawal para pangeran dan puteri di Kerajaan Arab Saudi, pada 1 September lalu. Baru ketika perkembangan dramatis terjadi saat ini di negara Kabah itu, Albalad.co memutuskan melansir terjemahan dari isi buku setebal lebih dari 400 halaman dan diterbitkan pada 2010 itu.

Mark Young, berasal dari Inggris, adalah pemegang sabuk hitam karate. Ayahnya adalah mantan anggota pasukan elite Inggris dan bekas anggota MI6, dinas intelijen Inggris.

Sejak Mei 1976, dia mulai menjadi instruktur dan membuka tiga sekolah karate. Tiga tahun kemudian, dia memulai kariernya sebagai pengawal pribadi keluarga kerajaan Arab Saudi. Tugas pertamanya adalah mengawal Pangeran Talal bin Abdul Aziz, ayah dari pemilik Kingdom Holding Company, Pangeran Al-Walid bin Talal, ditahan di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, sejak Sabtu malam pekan lalu.

Pangeran Al-Walid termasuk dalam 201 kaum elite Arab Saudi - meliputi pangeran, pejabat, dan pengusaha kakap - ditangkap atas tudingan korupsi. Penangkapan ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young ini bercerita dengan bahasa bertutur sebagai orang pertama mengenai pengalamannya selama menjadi pengawal pribadi keluarga Kerajaan Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdul Aziz.   

*******

Diperas dengan gaji kecil

Ziad mengajak saya ke tempat parkir di bawah Hotel Intercontinental di Park Lane, Mayfair, tempat di mana pasangan Pangeran Walid bin Saud dan Puteri Rima bin Talal. Dia memperlihatkan satu demi satu mobil itu dan memberitahu saya siapa saja pemiliknya. Mereka mempunyai sepuluh mobil, termasuk beberapa Ferrari!

Saat itu terlinta dalam pikiran saya apa yang mereka katakan Pangeran Talal bin Abdul Aziz jauh lebih tajir ketimbang mereka. Nilai mobil-mobil mereka saja sudah begitu kelewat mahal dan itu di luar harta mereka lainnya. Jadi bagaimana mungkin mereka tidak bisa memberi gaji besar kepada saya?

Saya melihat keganjilan itu kemudian. Sebulan berselang, Puteri Rima membeli sebuah BMW 635 CSI dua pintu warna putih.

Saya merasa ini omong kosong. Mereka begitu kaya tapi cua sanggup menggaji saya seratus pound sterling per pekan.

Sekarang bulan Oktober dan saya bekerja enam hari dalam seminggu, 12 jam kerja atau lebih dalam sehari, tanpa ada uang lembur. Ketika saya akhirnya meminta kenaikan gaji, mereka hanya menawarkan tambahan 25 pound sterling sepekan kalau saya mau bekerja tujuh hari dalam sepekan!



Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pangeran Faisal dilarikan ke rumah sakit karena kelebihan dosis

Pangeran Faisal supertajir, namun cara dia menumpuk harta telah menyakiti rakyatnya. Sebagai contoh, dia memiliki rekening di sebuah bank di Swiss sebesar US$ 200 juta dari jatah hasil penjualan minyak Arab Saudi.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pangeran Faisal nyaris tewas karena kelebihan dosis heroin dan kokain

"Pangeran Faisal sedang sekarat! Dia kelebihan dosis memakai heroin dan kokain. Dia juga menenggak beberapa botol wiski dan sekarang sedang tergeletak di atas ranjang dengan mata berputar-putar! Saya kira dia tidak akan selamat," katanya seraya menghela napas.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Cleo, pelacur kesukaan Pangeran Faisal bin Fahad

Pangeran Faisal bin Fahad doyan mabuk, pesta seks, dan pecandu narkotik. Dia pernah hampir meninggal karena kelebihan dosis kokain, heroin, dan wiski.





comments powered by Disqus