buku

Kunjungan janda Pangeran Talal

Mark Young mendapat hadiah cincin emas 18 karat dari Puteri Muna.

24 Februari 2018 21:57

Albalad.co berhasil mendapatkan izin dari penulis buku Saudi Bodyguard, Mark Young, untuk menerjemahkan sekaligus menerbitkan isi bukunya di Albalad.co. Seperti biasa, rubrik buku ini muncul saban Sabtu dan dimulai sejak 11 November 2017.

Albalad.co sejatinya memperoleh salinan buku Saudi Bodyguard dalam bentuk PDF tersebut langsung dari Mark Young, mantan pengawal para pangeran dan puteri di Kerajaan Arab Saudi, pada 1 September 2017. Baru ketika perkembangan dramatis terjadi saat ini di negara Kabah itu, Albalad.co memutuskan melansir terjemahan dari isi buku setebal lebih dari 400 halaman dan diterbitkan pada 2010 itu.

Mark Young, berasal dari Inggris, adalah pemegang sabuk hitam karate. Ayahnya adalah mantan anggota pasukan elite Inggris dan bekas anggota MI6, dinas intelijen Inggris.

Sejak Mei 1976, dia mulai menjadi instruktur dan membuka tiga sekolah karate. Tiga tahun kemudian, dia memulai kariernya sebagai pengawal pribadi keluarga kerajaan Arab Saudi. Tugas pertamanya adalah mengawal Pangeran Talal bin Abdul Aziz, ayah dari pemilik Kingdom Holding Company, Pangeran Al-Walid bin Talal, ditahan di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, sejak Sabtu malam pekan lalu.

Pangeran Al-Walid termasuk dalam 201 kaum elite Arab Saudi - meliputi pangeran, pejabat, dan pengusaha kakap - ditangkap atas tudingan korupsi. Penangkapan ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young ini bercerita dengan bahasa bertutur sebagai orang pertama mengenai pengalamannya selama menjadi pengawal pribadi keluarga Kerajaan Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdul Aziz.   

*******

Kunjungan janda Pangeran Talal

Sepekan kemudian, Ziad menelepon saya dan meminta saya segera ke rumah Puteri Rima binti Talal bin Abdul Aziz. Dia biang kami harus ke Bandar Udara Heathrow. Ibu dari Puteri Rima, Puteri Muna as-Sohl, akan tiba dan Puteri Rima ingin bertemu dia.

Hanya Puteri Rima, Ziad, dan saya akan pergi ke Heathrow. Saya membayangkan seperti apa rupa Puteri Muna.

Saya belum pernah bertemu Puteri Muna tapi saya tahu dia adalah mantan istri pertama bekas majikan perdana saya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz. Saya tidak tahu berapa umur Puteri Muna dan berpikir dia mungkin sudah berusia paruh baya, bertubuh gemuk dan pendek.

Puteri Muna barangkali akan berabaya dan bercadar hitam dengan menyisakan sedikit lubang di bagian kedua matanya. Ini merupakan gaya berpakaian lazim bagi para puteri kerajaan Arab saudi sudah berusia lanjut.

Dalam perjalanan, Ziad mengatakan tidak perlu menuju ruang tunggu VIP lantaran Puteri Mina tidak mau memakai fasilitas itu.

Sambil menunggu Puteri Muna menyelesaikan urusan keimigrasian dan bea cukai, kami duduk santai di ruang tunggu. Saya tetap mencari ke sekeliling perempuan pendek dan gemuk berpakaian abaya hitam. Ziad tiba-tiba saja bangkit ari kursinya dan melangkah untuk menyambut Puteri Muna.

Dia berumur sekitar 40 tahun. Penampilan Puteri Muna membikin saya kaget. Tubuhnya ramping, cantik, dan bercelana jins. Dia adalah perempuan Libanon dan suka bikin kejutan.

Ketika saya menyambut Puteri Muna, dia menghampiri dan memberikan saya hadiah, sebuah cincin emas 18 karat bertahtakan batu kecil berwarna merah muda. Cincin pemberian Puteri Muna ini akhirnya saya berikan kepada putra tertua saya.

Saya tidak pernah berniat menjual hadiah saya peroleh untuk mengimbangi gaji saya yang kecil. Saya lebih suka memberikan hadiah-hadiah saya kepada anggota keluarga.

Ayah dari Puteri Muna adalah perdana menteri Libanon pertama, Riad as-Sohl, dibunuh di Ibu Kota Amman, Yordania, pada 16 Juli 1951. Puteri Muna menikah dengan Pangeran Talal pada 22 Oktober 1954 di Ibu Kota Beirut, Libanon.

Selama ada Puteri Muna, Ziad berusaha mencari muka lantara dia berasal dari keluarga terhormat di Libanon. Sedangkan Ziad cuma orang biasa. Dia akan menjalani semua perintah Puteri Muna dan menyiapkan seluruh keperluannya.

Alhasil, saya tidak pernah banyak berurusan dengan Puteri Muna selama kehadirannya. Ziad selalu berada di sekitar Puteri Muna. Bagi saya, hal itu tidak masalah karena kalau saya selalu berada dekat Puteri Muna maka tugas saya akan lebih banyak.

Selama kunjungan Puteri Muna, saya saban hari mengantar Puteri Rima untuk menemui ibunya, menginap di Hotel Dorchester di Park lane Mayfair. Saya selalu menunggu di luar kamar.

Sutau hari, kami tiba di Hotel Dorchester pukul sembilan pagi. Setelah Puteri Rima dan Ziad keluar dari Rolls Royce, Puteri Rima meminta saya menunggu di mobil.

Keduanya tidak muncul hingga jam sebelas malam. Saya gusar. Kediaman Puteri Rima hanya berjarak lima menit bermobil dari Hotel Dorchester. saya jadi saya bisa dengan mudah kembali ke hotel. Saya selalu menunggu di rumah Puteri Rima, bersantai dan baru menjemput lagi Puteri Rima di hotel kalau dia sudah siap pergi. Beberapa hari kemudian, Puteri Muna pyulang dan saya sekali lagi bisa mengucapkan selamat tinggal ke Hotel Dorchester.


 

Pangeran Misyari bin Saud bin Abdul Aziz bersama putranya, Pangeran Turki, di resor ski Megeve, Prancis. (Mark Young/Saudi Bodyguard)

Girangnya bekerja dengan Pangeran Misyari

Saudara-saudara kandung Pangeran Misyari bin Saud iri karena mereka tidak memiliki pengawal pribadi seperti saya.

Mark Young, penulis buku Saudi Bodyguard. (Twitter)

Ajari istri pangeran Arab Saudi menyetir mobil

Mark Young mengajari Puteri Al-Anud mengendarai mobil di Marbella.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pangeran Misyari dan hobi bercinta dengan pelacur

Pangeran Misyari bin Saud bin Abdul Aziz pernah teledor. Dia memesan satu kamar di Hotel Incosol, di luar Marbella (Spanyol), atas namanya sendiri.

Pangeran Misyari bin Saud bin Abdul Aziz bersama putranya, Pangeran Turki, di resor ski Megeve, Prancis. (Mark Young/Saudi Bodyguard)

Perjalanan menyebalkan bareng Juan

Saya terpaksa meminta Pangeran Misyari mengirim uang lantaran Juan membawa lari semuanya.





comments powered by Disqus

Rubrik buku Terbaru

Girangnya bekerja dengan Pangeran Misyari

Saudara-saudara kandung Pangeran Misyari bin Saud iri karena mereka tidak memiliki pengawal pribadi seperti saya.

08 September 2018

TERSOHOR