buku

Pangeran Faisal dilarikan ke rumah sakit karena kelebihan dosis

Pangeran Faisal supertajir, namun cara dia menumpuk harta telah menyakiti rakyatnya. Sebagai contoh, dia memiliki rekening di sebuah bank di Swiss sebesar US$ 200 juta dari jatah hasil penjualan minyak Arab Saudi.

07 Juli 2018 12:02

Albalad.co berhasil mendapatkan izin dari penulis buku Saudi Bodyguard, Mark Young, untuk menerjemahkan sekaligus menerbitkan isi bukunya di Albalad.co. Seperti biasa, rubrik buku ini muncul saban Sabtu dan dimulai sejak 11 November 2017.

Albalad.co sejatinya memperoleh salinan buku Saudi Bodyguard dalam bentuk PDF tersebut langsung dari Mark Young, mantan pengawal para pangeran dan puteri di Kerajaan Arab Saudi, pada 1 September 2017. Baru ketika perkembangan dramatis terjadi saat ini di negara Kabah itu, Albalad.co memutuskan melansir terjemahan dari isi buku setebal lebih dari 400 halaman dan diterbitkan pada 2010 itu.

Mark Young, berasal dari Inggris, adalah pemegang sabuk hitam karate. Ayahnya adalah mantan anggota pasukan elite Inggris dan bekas anggota MI6, dinas intelijen Inggris.

Sejak Mei 1976, dia mulai menjadi instruktur dan membuka tiga sekolah karate. Tiga tahun kemudian, dia memulai kariernya sebagai pengawal pribadi keluarga kerajaan Arab Saudi. Tugas pertamanya adalah mengawal Pangeran Talal bin Abdul Aziz, ayah dari pemilik Kingdom Holding Company, Pangeran Al-Walid bin Talal, ditahan di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, sejak Sabtu malam pekan lalu.

Pangeran Al-Walid termasuk dalam 201 kaum elite Arab Saudi - meliputi pangeran, pejabat, dan pengusaha kakap - ditangkap atas tudingan korupsi. Penangkapan ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young ini bercerita dengan bahasa bertutur sebagai orang pertama mengenai pengalamannya selama menjadi pengawal pribadi keluarga Kerajaan Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdul Aziz.   

*******

Pangeran Faisal dilarikan ke rumah sakit karena kelebihan dosis

Saya tidak mendengar kabar apapun besoknya. Tapi ketika saya tiba di rumah malamnya, saya diberitahu Pangeran Faisal bin Fahad bin Abdul Aziz dilarikan ke sebuah klinik swasta. Di langsung dibawa ke sana tidak lama setelah saya menghubungi Martini.

Martini bergerak cepat ketika saya beritahu Pangeran Faisal sekarat akibat kelebihan dosis heroin dan kokain. Dia bergegas melihat sang pangeran di rumahnya. Saya kira Pangeran Faisal bisa meninggal kalau dia dibiarkan saja dua jam lagi.

Saya lalu ditelepon untuk berbicara dengan dua polisi khusus Inggris bertugas mengawal Pangeran Faisal. Mereka ingin mengetahui detail malam sebelum kejadian.

Namun saya muak dengan mereka. Keduanya mengetahui malam itu Pangeran Faisal tidak keluar rumah, sehingga mereka memutuskan untuk tidak mengawal. Saya lantas menceritakan apa yang terjadi. Masalahnya, mereka ingin mengetahui siapa itu Cleo, pelacur kesayangan Pangeran Faisal.

Saya tidak mau memberitahu mereka. Saya bilang saya akan mengntak Cleo untuk menanyakan apakah dia setuju untuk bertemu dengan salah satu polisi khusus sesuai penunjukan saya. Untunglah Cleo menyanggupi.

Tentu saja ada sejumlah persoalan serius mesti diselesaikan. Paling penting adalah dari mana dan siapa memasok kokain dan heroin bagi Pangeran Faisal. Ini menjadi perhatian serius polisi dan Cleo menganggap mereka akan memandang dirinya sebagai tersangka utama.

Setelah berbicara dengan polisi khusus, saya menlepon dia untuk menanyakan keadaannya. Cleo mengatakan dia baik-baik saja. Kami menjadi makin akrab setelah peristiwa Pangeran faisal mengalami kelebihan dosis dan tetap menjalin kontak beberapa tahun setelah itu.

Kondisi Pangeran Faisal serius. Kami tidak tahu apakah dia akan selamat. Dia sedang menjalani detoksifikasi di klinik untuk sementara waktu. Dr. Khatir, dokter pribadi Raja Fahad bin Abdul Aziz, menunggui sang pangeran. Dia saban hari melaporkan perkembangan keadaan Pangeran Faisal kepada penguasa Arab Saudi itu.

Satu tim keamanan dengan personel polisi khusus diterjunkan untuk mengamankan klinik tempat Pangeran faisal dirawat. Sedangkan saya menjaga rumah dan situasi keamanan di sana.

Kediaman Pangeran Faisal di kawasan elite Knightsbridge, London, sangat besar. Rumah itu terdiri dari enam lantai dan menghadap ke Hyde Park. Rumah ini juga cuma berjarak dua bangunan dari Kedutaan Besar Iran, dikepung tiga tahun sebelumnya pada 1980.

Segala perabotan dalam rumah Pangeran Faisal benar-benar mengagumkan, doenuhi barang-barang antik dari Prancis.

Di lantai bawah tanah, di sebelah kolam renang, terdapat sebuah bar dan kamar tidur. Di kamar itulah Pangeran Faisal berpesta seks dengan gadis-gadis muda bertelanjang dada dan kerap telanjang saat bermain di kolam renang. Kadang seorang teman pria juga ikut dalam pesta seks itu.

Ada sebuah lift menghubungkan ke seluruh lantai di rumah Pangeran Faisal. Kamar tidur sang pangeran sebesar satu lantai paling atas. Semua jendela di rumah itu tahan peluru. Kamera pengawas beroperasi selama 24 jam sehari untuk memantau situasi keamanan di sekitar kediaman Pangeran Faisal.

Pangeran Faisal menjalani perawatan di klinik selama empat bulan. Beberapa hari setelah keluar, dia diminta pulang ke Arab Saudi oleh ayahnya. Ketika balik lagi ke London, dia sudah berubah. Dia tidak lagi mabuk-mabukkan dan bebas dari narkotik.    

Untuk sementara Pangeran Faisal memang masih bersih dari minuman beralkohol dan narkotik. Tapi di saat sama, saya melihat beberapa kotak wiski Johnny Walker Black Label dikirim oleh stafnya ke Arab Saudi dengan memakai kantong diplomatik.

Pangeran Faisal juga memutuskan untuk mengirim mobil Stutz hitamnya seharga US$ 500 ribu ke Arab Saudi.

Banyak pangeran Saudi membawa senjata api. Banyak pula suka mabuk-mabukkan dan menjadi pecandu narkotik. Namun pemerintah dan kepolisian Inggris diam saja.

Bagian dari perlindungan terhadap Pangeran Faisal adalah sebuah Rolls Royce antipeluru dengan kaca antipeluru setebal dua inchi menjadi tumpangannya selama di Inggris. Di mobil ini juga tersedia sebuah tangki oksigen untuk mengantisipasi jika terjadi serangan gas. Mobil istimewa tumpangan Pangeran Faisal ini juga dilengkapi ban khusus meski bocor mobil tetap bisa melaju.

Pangeran Faisal supertajir, namun cara dia menumpuk harta telah menyakiti rakyatnya. Sebagai contoh, dia memiliki rekening di sebuah bank di Swiss sebesar US$ 200 juta dari jatah hasil penjualan minyak Arab Saudi. Dia mendapat anggaran tahunan US$ 20 miliar bagi departemen dia pimpin dan sepertiganya masuk ke kantong pribadi.

Pangeran Faisal juga masih mendapat komisi dari tiap fasilitas umum dbangun oleh departemen dia pimpin. Satu waktu, dia pernah mengambil komisi US$ 40 juta dari sebuah perusahaan mendapat proyek untuk memutakhirkan sistem telepon di Arab Saudi.

Namun tindakan paling keji dilakukan Pangeran Faisal adalah merampas tanah milik orang-orang miskin. tentu saja ini lebih berharga ketimbang komisi selama ini dia peroleh.

Jadi beberapa hari setelah keluar dari klinik, Pangeran faisal dan rombongan besarnya kembali ke Arab Saudi. Tugas saya untuk mengawal sang pangeran berakhir setelah empat bulan. Selama itu pula, saya bekerja 12 jam sehari, tujuh hari sepekan. Saya benar-benar tertekan sehingga butuh istirahat.   

 


Pangeran Misyari bin Saud bin Abdul Aziz bersama putranya, Pangeran Turki, di resor ski Megeve, Prancis. (Mark Young/Saudi Bodyguard)

Girangnya bekerja dengan Pangeran Misyari

Saudara-saudara kandung Pangeran Misyari bin Saud iri karena mereka tidak memiliki pengawal pribadi seperti saya.

Mark Young, penulis buku Saudi Bodyguard. (Twitter)

Ajari istri pangeran Arab Saudi menyetir mobil

Mark Young mengajari Puteri Al-Anud mengendarai mobil di Marbella.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pangeran Misyari dan hobi bercinta dengan pelacur

Pangeran Misyari bin Saud bin Abdul Aziz pernah teledor. Dia memesan satu kamar di Hotel Incosol, di luar Marbella (Spanyol), atas namanya sendiri.

Pangeran Misyari bin Saud bin Abdul Aziz bersama putranya, Pangeran Turki, di resor ski Megeve, Prancis. (Mark Young/Saudi Bodyguard)

Perjalanan menyebalkan bareng Juan

Saya terpaksa meminta Pangeran Misyari mengirim uang lantaran Juan membawa lari semuanya.





comments powered by Disqus

Rubrik buku Terbaru

Girangnya bekerja dengan Pangeran Misyari

Saudara-saudara kandung Pangeran Misyari bin Saud iri karena mereka tidak memiliki pengawal pribadi seperti saya.

08 September 2018

TERSOHOR