buku

Bekerja untuk Paul McCartney

Kabar ancaman penculikan terhadap Linda rupanya bagian dari upaya mempromosikan film Paul McCartney.

30 Maret 2019 18:30

Albalad.co berhasil mendapatkan izin dari penulis buku Saudi Bodyguard, Mark Young, untuk menerjemahkan sekaligus menerbitkan isi bukunya di Albalad.co. Seperti biasa, rubrik buku ini muncul saban Sabtu dan dimulai sejak 11 November 2017.

Albalad.co sejatinya memperoleh salinan buku Saudi Bodyguard dalam bentuk PDF tersebut langsung dari Mark Young, mantan pengawal para pangeran dan puteri di Kerajaan Arab Saudi, pada 1 September 2017. Baru ketika perkembangan dramatis terjadi saat ini di negara Kabah itu, Albalad.co memutuskan melansir terjemahan dari isi buku setebal lebih dari 400 halaman dan diterbitkan pada 2010 itu.

Mark Young, berasal dari Inggris, adalah pemegang sabuk hitam karate. Ayahnya adalah mantan anggota pasukan elite Inggris dan bekas anggota MI6, dinas intelijen Inggris.

Sejak Mei 1976, dia mulai menjadi instruktur dan membuka tiga sekolah karate. Tiga tahun kemudian, dia memulai kariernya sebagai pengawal pribadi keluarga kerajaan Arab Saudi. Tugas pertamanya adalah mengawal Pangeran Talal bin Abdul Aziz, ayah dari pemilik Kingdom Holding Company, Pangeran Al-Walid bin Talal, ditahan di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, selama November 2017-akhir Januari 2018.

Pangeran Al-Walid termasuk dalam 201 kaum elite Arab Saudi - meliputi pangeran, pejabat, dan pengusaha kakap - ditangkap atas tudingan korupsi. Penangkapan ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young ini bercerita dengan bahasa bertutur sebagai orang pertama mengenai pengalamannya selama menjadi pengawal pribadi keluarga Kerajaan Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdul Aziz.   

*******

Bekerja untuk Paul McCartney

Setelah Pangeran Misyari bin Saud kembali ke Arab Saudi, saya mendapat telepon dari Cameron, seorang teman pernah bertugas di bagian investigasi khusus di Kepolisian Militer Inggris. Dia sedang bertugas mengawal penyanyi bernama Paul Young. Dia bilangPaul ingin belajar karate.

Cameron menanyakan apakah saya bisa mengajari Paul karate ketika penyanyi itu menginap di Jersey, Kepulauan Channel. Saya katakan tidak bisa tapi saya mencarikan pelatih karate di wilayah Channel. Saya sarankan ke Peter Dennis, pelatih Ishinryu.

Saya menolak tawaran Cameron karena pernah bekerja dengan beragam selebritas dan saya mendengat terlalu banyak cerita mengenai keegoan dan temperamen mereka. Sejatinya, saya juga merasa bekerja dengan mereka akan menurunkan status saya dalam bisnis pengawal pribadi.

Hingga akhirnya saya menerima pekerjaan untuk mengawal Sir Paul McCartney dan istrinya Linda, pada 20 November 1984. Tugas ini dapat menyenangkan dan berpotensi bahaya: sebuah ancaman penculikan diterima terhadap Linda McCartney, dan pihak keluarga menanggapi itu dengan serius. Pengamanan mereka ditingkatkan dan para pengawal pribadi diberikan fasilitas menginap di hotel terdekat.

Saya tiba di peternakan mereka dan memarkirkan mobil di seberang jalan menuju kediaman Paul McCartney. Saat salah satu satu pengawal memberikan penjelasan singkat, sebuah mobil beige melaju dari arah rumah Paul. Pengemudinya membunyikan klakson dan saya melihat ke arah dia. Rupanya Paul McCartney dan istrinya, Linda. Di jok belakang, duduk dua anak mereka.

Saya kemudian memindahkan kendaraany saya. Saya diberitahu Paul dan Linda mengantarkan anak-anaknya saban pagi.  

Pemandangan kelihatan keliru bagi saya. Ini bukan perilaku saya duga dari selebritas. Mereka terlalu nyaman, kelewat santai. Saya merasa sesuatu tidak bagus soal pekerjaan ini. Meski begitu, saya menghapus pikiran-pikiran semacam itu dan berkonsentrasi pada pekerjaan, terutama setelah ancaman penculikan bocor ke media.

Dalam hitungan jam, kami menyaksikan reporter-repoter surat kabar sudah berkumpul di sekitar kawasan pertenakan milik Paul McCartney. Saya kira mereka tidak terlalu tertarik tentang bagaimana ancaman itu bakal ditanggapi selama mereka memperoleh kisah apa saja.

Film dibintang Paul McCartney berjudul Give My regards To Broad Street akan segera rilis. Pertama kali diputar di Liverpool (kota kelahiran Paul) lalu di Alun-alun Keicester, London. Pada 28 November 1984, kami mengawal Paul dan Linda ketika dia menerima penghargaan the Freedom of City di Perpustakaan Picton, Liverpool. Malam itu, kami mengawasi keduanya saat film Paul duputar di Bioskop Odeon.

Di luar Bioskop Empire di Alun-alun Leicester, 29 November 1984, saya berdiri menunggu kedatangan limusin ditumpangi Paul dan Linda sambil memperhatikan para penggemar berdiri di belakang barikade. Ada banyak polisi di alun-alun itu. Mercedes berpelat nomor MPL 500 tiba dan saya berjalan menuju pintu mobil terdekat dan untuk berjaga-jaga.

Saat saya mengawal Paul memasuki bioskop, dia berbincang dengan saya. Dia mencemaskan para undangan tidak akan menikmati filmnya. Selama film diputar, saya berdiri di dekat paul dan Linda.

Setelah pemutaran perdana berakhir, di Kamis malam nan dingin itu, kami mengawal Paul dan Linda ke sebuah jamuan makan malam di satu hotel. Di acara itu kami diberikan brosur dan program dan film, serta informasi lainnya. Saya berikan semuanya kepada anak-anak saya. Mereka bilang, "Siapa Paul McCartney?"

Besok paginya, kami kembali ke peternakan dan kehidupan berjalan seperti biasa. Paul berlari pagi sepanjang jalan kecil di pedesaan itu. Penduduk setempat biasa melihat Paul dan keluarganya dan menghormati privasi mereka.

berita ancaman penculikan terhadap Linda cepat menghilang setelah pemutaran perdana film Paul McCartney. Sekali lagi, ini nemunculkan kecurigaan saya. Barangkali itu sekadar bagian dari upaya mempromosikan film itu.

Suatu hari, ketika saya dan satu pengawal lainnya berdiri di pintu masuk peternakan, kami mendengar suara keras dari dalam rumah Paul McCartney. Khawatir ada orang asing masuk, saya bergegas menuju ke rumah itu, namun seorang kolega mencegah sambil tertawa. Dia bilang kejadian itu sudah lazim.

Paul dan Linda memiliki hubungan labil dan riuh. Jujur saja, saya senang bekerja untuk Paul McCartney dan Linda, tapi pihak agensi tidak melanjutkan kontrak. Saya pun kembali bekerja untuk anggota keluarga kerajaan Arab Saudi.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Berburu tikus gurun

"Saya harus mengakui kamu sedikit tergesa-gesa saat mau menangkap Jerboa tadi," ujar Pangeran Misyari seraya tertawa.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Menolak ikut makan malam di rumah Pangeran Muhammad bin Fahad

Menahan paspor, melarang memakai telepon ke luar negeri, menyensor surat kabar, majalah dan mengontrol program televisi adalah siasat pemerintah Saudi untuk mengawasi rakyatnya.

Mobil milik Pangeran Walid bin Saud bin Abdul Aziz. (Mark Young/Saudi Bodyguard)

Pelesiran sejenak di Jeddah

Terdapat sejumlah kedutaan besar di Jeddah dan suasananya lebih rileks dibanding kota-kota lain di Arab Saudi.

Buku Saudi Bodyguard karya Mark Young. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Faisal dan mimpi perubahan di Arab Saudi

Faisal, pemuda Arab Saudi lulusan dari sebuah universitas di Amerika, bersemangat membahas gagasan-gagasannya untuk perubahan di negaranya, hal tabu waktu itu.





comments powered by Disqus

Rubrik buku Terbaru

Berburu tikus gurun

"Saya harus mengakui kamu sedikit tergesa-gesa saat mau menangkap Jerboa tadi," ujar Pangeran Misyari seraya tertawa.

05 Oktober 2019
Pelesiran sejenak di Jeddah
07 September 2019

TERSOHOR