Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah memegang senapan AK-47 milik mendiang putranya, Husam, di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

We will never accept the existence of Israel in our land

"This is our land, from the Libanon border to Egyptian border and from the river (Jordan River) to the sea (Mediterranean Sea)," said Mahmud Zahar.

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah berbicara di telepon di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Pendiri Hamas kaget dan kecewa karena Indonesia dukung solusi dua negara

Zahar menekankan Hamas tidak akan pernah mengakui eksistensi Israel.

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah memegang senapan AK-47 milik mendiang putranya, Husam, di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (Faisal assegaf/Albalad.co)

Pendiri Hamas: Negara Israel tidak berhak ada

"Tidak ada masa depan bagi negara Zionis di tanah kami," ujar Misyaal. "Solusi dua negara sudah mati."

Sebuah sepeda motor terbakar setelah dihantam serangan udara Israel ke Jalur Gaza, Palestina, 10 Mei 2021. (Telegram)

Kabinet keamanan Israel setujui pengeboman besar-besaran terhadap Gaza

Israel menetapkan keadaan darurat khusus bagi wilayah Israel dalam radius 0-80 kilometer dari perbatasan Gaza, termasuk Ibu Kota Tel Aviv dan Yerusalem.





comments powered by Disqus