IQRA

Al-Qaidah Rebah (3)

Kuat karena Baath

Sejak rezim Saddam terguling akibat invasi Amerika pada 2003, orang-orang ini kehilangan penghasilan dan kekuasaan. Sekarang ISIS menjadi kendaraan buat mereka memperoleh kembali status itu.

29 Juni 2015 18:38

Salah satu orang dekat Abu Muhammad al-Maqdisi adalah lelaki dipanggil dengan sebutan Rahim. Dia tadinya ajudan pribadi Abu Musab az-Zarqawi, pendiri ISI (Negara Islam Irak) akhirnya berevolusi menjadi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Menurut Rahim, ISIS selama beberapa tahun telah dikendalikan oleh orang-orang bekas anak buah Saddam Husain. "Mereka nasionalis dan benar-benar dipengaruhi oleh ideologi Baath," katanya.

Setelah kematian Zarqawi pada 2006, ISI hampir tamat oleh pasukan Amerika Serikat dan suku-suku Sunni menolak kebrutalan mereka. Untuk menyelamatkan organisasi, kata Rahim, lingkaran inti ISI memutuskan mereka perlu memperluas cakupan pemimpin. Islamis bukan lagi hal penting. Jika bisa sedikit membaca Al-Quran dan memiliki brewok, Anda boleh bergabung.

Para mantan pejabat Baath adalah rekrutmen baru amat berharga. Perwira-perwira militer semasa rezim Saddam itu sangat mengenal kelemahan pasukan Irak. Para bekas perwira intelijen tahu siapa saja calo-calo kekuasaan di tiap kota dan desa.

Sejak rezim Saddam terguling akibat invasi Amerika pada 2003, orang-orang ini kehilangan penghasilan dan kekuasaan. Sekarang ISIS menjadi kendaraan buat mereka memperoleh kembali status itu. Rahim menjelaskan ketika bergabung dengan ISI, Haji Bakar, bekas perwira intelijen Irak, membawa semua anak buahnya.

Rahim menduga orang-orang Saddam ini pula mengangkat Baghdadi sebagai pemimpin baru ISI pada 2010. Padahal Baghdadi sebelumnya bukan siapa-siapa, pendiam, dan tidak karismatik. Dia tidak mempunyai pengalaman militer dan riwayat pendidikannya juga amat sedikit diketahui meski dia seorang doktor di bidang Islam.

Meski begitu, setidaknya di atas kertas Baghdadi pemimpin ideal. Dia ahli agama, diklaim merupakan keturunan Nabi Muhammad, dan paling penting dia bukan pengikut Baath.

Setelah pengangkatan Baghdadi, lingkaran dalam ISI menutup akses komunikasi dengan pimpinan pusat Al-Qaidah. Mereka pelan-pelan menyingkirkan orang-orang masih loyal kepada Zawahiri. Ketika surat Zawahiri diterima Mei 2013, menurut Rahim, sudah tidak ada orang Al-Qaidah dalam kepemimpinan pusat ISIS.

Masih di 2013, saat perhatian masyarakat dunia terbetot pada dugaan pasukan Basyar al-Assad menggunakan senjata kimia buat memerangi pemberontak, ISIS menjalankan rencana mereka merebut wilayah perbatasan Suriah-Turki sepanjang 805 kilometer. Hingga Desember tahun itu, satu-satu kota di perbatasan mulai dikuasai ISIS.

Pada Desember 2013, Husain Sulaiman, dokter muda berwajah tampan dan anggota senior kelompok pemberontak Barisan Islam, dikirim untuk berdamai dengan pemimpin ISIS lokal. Sebab pecah pertempuran di sebuah pos pemeriksaan dekat Danau Assad di timur Suriah.

Ketika Sulaiman tidak kembali, para pejabat Barisan Islam mengontak ISIS. Mereka membenarkan telah menahan dia dengan tuduhan mata-mata. Barisan Islam marah besar dan menuntut Sulaiman segera dilepaskan.

Waktu Sulaiman dibebaskan pada 31 Desember sebagai bagian dari pertukaran tahanan, Barisan Islam menerima mayatnya dalam keadaan terpotong-potong. Telinga kanannya diputus, semua giginya dicabut, dan satu kakinya dipatahkan. Bagian atas kepalanya diledakkan. Besoknya Barisan Islam mengunggah foto-foto jenazah Sulaiman ke media sosial. Kelompok pemberontak lainnya murka.

Dalam hitungan hari, kelompok pemberontak, termasuk Jabhat Nusrah, bersatu mengumumkan perang terhadap ISIS. Ribuan orang tewas dalam pertempuran antara kedua pihak di bulan-bulan awal 2014. ISIS dipaksa mundur dari wilayah barat Suriah dan mereka menyusun kekuatan di bagian timur dekat perbatasan Irak.

Pada 16 Januari 2014 Abu Khalid as-Suri, utusan Zawahiri, menyampaikan pesan lewat Twitter. Dia bilang ISIS bukan berjihad dan darah mereka halal ditumpahkan. Tujuh belas hari kemudian Zawahiri memutuskan ISIS dikeluarkan dari Al-Qaidah.

Tidak ada jalan balik buat ISIS. Untuk menegaskan mereka tidak berniat berdamai, ISIS mengirim pesan tidak akan pernah dilupakan. Pada 21 Februari lima anggota ISIS berhasil menyusup ke tempat menginap Suri di Aleppo. Ketika sasaran muncul, salah satu dari mereka meledakkan diri dan menewaskan Suri.

Orang kepercayaan Zawahiri ini, dikirim dari Afghanistan buat misi berdamai dengan ISIS, tergolek tidak bernyawa.

Jangan abaikan Al-Qaidah

Suriah dan Irak akan tetap menjadi palagan terpenting. Walau ISIS masih kuat untuk beberapa tahun mendatang, Al-Qaidah bakal menjadi pemenang terbesar.

Salim Mubarak at-Tamimi alias Abu Jandal, jihadis ISIS asal Indonesia. (shotussalam.co)

Adu status jihadis ISIS

Tidak ada satu pun jihadis Indonesia memiliki akses ke lingkaran dekat Baghdadi.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Salib terjerembab di tanah Arab

"Untuk pertama kali dalam dua ribu tahun, tidak ada layanan gereja di Mosul."

Peta wilayah kekuasaaan ISIS di Suriah dan Irak. Warna merah menunjukkan daerah dikontrol ISIS dan yang berarsir adalah daerah penyokong ISIS. (New York Times)

Kisah pisah Diyaa dan Rana

Diyaa dan Rana terpisah setelah ISIS mencaplok Bakhdida. Keduanya menjadi tawanan di Mosul di tempat berbeda.





comments powered by Disqus

Rubrik IQRA Terbaru

Tuan rumah minus tradisi

Kehadiran Xavi Hernandez, mantan bintang FC Barcdelona sekaligus bekas kapten tim nasional Spanyol, belum cukup untuk mendongkrak warga Qatar menjadi penggila bola.

30 Maret 2018
Puja emir jaya Qatar
26 Maret 2018

TERSOHOR