IQRA

Aib Para Pangeran Saudi (2)

Pangeran gila belanja

Pengeluaran luar biasa senilai Rp 46,5 miliar oleh Pangeran Muhammad bin Nawwaf hanya berlangsung dalam satu setengah tahun, yakni pada 2004-2005.

26 Januari 2015 08:36

Daftar belanjaan Pangeran Muhammad bin Nawwaf bin Abdul Aziz, keponakan mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz dari Arab Saudi, sungguh kelewat batas. Pengeluaran luar biasa senilai tiga juta pound sterling atau setara Rp 46,5 miliar hanya berlangsung dalam satu setengah tahun, yakni pada 2004-2005, sebelum menjabat duta besar Saudi untuk Inggris.

Pemborosan ini terjadi ketika dia pelesiran ke Amerika Serikat, Roma (Italia), Wina (Austria), Casablanca (Maroko), dan Paris (Prancis). Dia bahkan memborong 43 jam tangan mewah dengan total belanjaan 350 ribu pound sterling (Rp 5,4 miliar). Termasuk satu Patek Philippe seharga Rp 355,89 juta dan dua Jaeger Le Coultres, masing-masing bernilai Rp 271,1 juta dan Rp 258,7 juta.

Perjalanan keliling Eropa itu dimulai pada Januari 2004. Dari kediamannya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Pangeran Muhammad terbang dengan jet pribadi Boeing 727 ke Paris. Di sana dia membeli sejumlah alat pemotong di toko khusus Curty & Fils and Laguiole seharga Rp 254,4 juta. Dia merogoh Rp 89,9 juta buat satu pistol Beretta. Satu jam Cartier (Rp 358,9 juta) serta beberapa pistol antik, satu shotgun, dan sejumlah pedang. Semua bernilai Rp 877,7 juta.

Balik ke Saudi, dia kemudian membeli tiga gading (Rp 18,6 juta), satu set kristal berwarna merah dan emas (Rp 139,4 juta). Satu kapal merek Yamaha dan sejumlah sepeda seharga Rp 201,4 juta juga masuk kantong belanjaannya.

Buang-buang fulus ini masih kalah gila ketimbang belanja Rp 1,8 miliar saat Pangeran Muhammad melawat ke Amerika Serikat, termasuk lima kamera melihat malam berteknologi mutakhir. Kamera bermerek Raytheon ini dipasang di mobil H2 Humvee miliknya. Dia juga membeli satu mobil bak terbuka Chevrolet Avalanche seharga Rp 383,1 juta. Dia membeli pula satu Land Rover (Rp 1,4 miliar).

Pada Maret 2004, Pangeran Muhammad kembali ke luar negeri. Kali ini dia ke Austria dan Maroko. Bukan sekadar mampir ke Kartnerstrasse, toko permata Swarovski tersohor di Ibu Kota Wina, Austria. Di sana dia memborong satu kalung, sebuah gelang, dan beberapa pasang anting. Semuanya bernilai Rp 244 juta. Di Casablanca, Maroko, tagihan hotel sang pangeran meliputi kamar suit ekstra, kamar para gadis, pesta seks, dan lain-lain berjumlah Rp 195,2 juta.

Buat keamanan dirinya, Pangeran Muhammad memborong dua pistol CZ75D dan CZ97B buatan Ceko, satu senapan serbu Famas bikinan Prancis, sebuah Mirco Uzi produk Israel, serta Glock 18 C buatan Austria. Koper-koper bermerek Delsey dan Zero Halliburton miliknya juga penuh diisi cerutu Kuba kelas wahid.

Ilustrasi pengantin Arab. (american bedu.com)

Bertemu calon suami lewat Twitter

Raqad yakin lelaki itu bakal menikahi dirinya.

Perempuan Arab. (ilustrasi/english.alarabiya.net)

Lebih berwarna di dunia maya

Generasi muda di negara Kabah kian mengandalkan media sosial untuk berekspresi dan menghibur diri, mencari fulus, serta bertemu teman dan calon pasangan hidup.

Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz asy-Syekh. (al-shorfa.com)

Wahabi cermin radikalisme

Mantan agen MI6 (badan intelijen Inggris) Alastair Cooke bilang Kerajaan Arab Saudi dibentuk dengan terorisme.

Raja Arab Saudi Abdul Aziz bin Saud dan Presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt dalam sebuah pertemuan pada 1945. (myemail.constantcontact.com)

Benci mengakar terhadap Syiah

ISIS merupakan alat Saudi buat menumpas pengaruh Syiah tengah mengancam tuannya itu.





comments powered by Disqus

Rubrik IQRA Terbaru

Tuan rumah minus tradisi

Kehadiran Xavi Hernandez, mantan bintang FC Barcdelona sekaligus bekas kapten tim nasional Spanyol, belum cukup untuk mendongkrak warga Qatar menjadi penggila bola.

30 Maret 2018
Puja emir jaya Qatar
26 Maret 2018

TERSOHOR