IQRA

Puteri Basmah Dibungkam (4)

Rintihan dari dalam penjara

Melalui jaringannya di Amerika, Puteri Basmah telah meminta bantuan sebagian anggota Kongres namun hasilnya nihil.

03 Juli 2020 08:57

Pihak istana menduga Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz berencana membantu pihak berwenang di Turki untuk menyelidiki kematian Jamal Khashoggi, kolumnis surat kabar the Washington Post.

Pesawat milik Red Star Aviation pada Desember 2018 akan menerbangkan Puteri Basmah ke Kota Jenewa, Swiss, melalui Istanbul, Turki. Transit di sana tidak dibenarkan oleh Arab Saudi.

"Sebagian kerabat, semua anggota keluarga kerajaan mempertanyakan hubungan Puteri Basmah dengan Turki," kata Leonard Bennett, pengacara Puteri Basmah menetap di Amerika Serikat.

Di hari semestinya Puteri Basmah terbang ke Jenewa, ketegangan meningkat di Arab Saudi. Pagi itu, Pengadilan Riyadh menjatuhkan voinis terhadap sebelas terdakwa dalam kasus pembunuhan Khashoggi. Lima terdakwa divonis hukuman mati, tiga secara keseluruhan dihukum 24 tahun penjara, dan tiga orang lagi bebas.

Sila baca:

Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

Saudi jual gedung konsulat tempat pengawal Bin Salman bunuh Khashoggi

Satu tim beranggotakan 15 warga Saudi pada 2 Oktober 2018 menghabisi Khashoggi dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul. Mayanta kemudian dimutilasi namun sampai kini Saudi masih merahasian keberadaan potongan-potongan tubuh lelaki Saudi telah bermukim di Amerika sejak 2017 itu.

Menurut Bennett, pihak keluarga khawatir terhadap apa yang bisa dilakukan Puteri Basmah di Turki terkait perkara Khashoggi. Mengingat beragam pengalamannya dalam mengadvokasi berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia.

Pada 16 April 2020, 13 bulan setelah dia dan puterinya diculik dari apartemen di Jeddah, Puteri Basmah bersuara melalui Twitter. "Bebaskan saya karena saya tidak berbuat salah. Keadaan kesehatan saya sangat kritis," rintihnya.

Sila baca: Bin Salman tahan kakak sepupunya

Dia mengaku mendekam dalam Penjara Al-Hair dan meminta pengampunan kepada Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Pihak keluarga mencemaskan Puteri Basmah bisa terinfeksi virus corona Covid-19.

Beberapa jam kemudian, cuitan Puteri Basmah terhapus. Menurut seorang rekan bisnisnya, akun Twitter Puteri Basmah diretas, situs resminya juga tidak dapat diakses.

Kolega bisnisnya itu kemudian mengungkapkan pejabat Penjara Al-Hair melarang Puteri Basmah berkomunikasi dengan dunia luar dan rekening banknya dibekukan.

Sebelas hari berselang, suara Puteri Basmah kembali menggema dari dalam penjara. Kali ini ditulis oleh tim medianya. Sekali lagi, dia meminta belas kasih Raja Arab saudi Salman bin Abdul Aziz dan Bin Salman untuk melepaskan dirinya.

Puteri Basmah juga beberapa kali sudah menyurati Bin Salman tapi tidak pernah dibalas.

Melalui jaringannya di Amerika, Puteri Basmah telah meminta bantuan sebagian anggota Kongres namun hasilnya nihil. "Mereka bersembunyi ketakutan dan khawatir terhadap apa yang bisa dilakukan pemerintah terhadap mereka," ujar Bennett.

Parlemen Uni Eropa sedang menyusun sebuah ranbcangan resolusi menyerukan Arab saudi segera membebaskan semua tahanan politik, termasuk Puteri Basmah.

Pada 5 Maret 2020, the UN Working Group on Arbitrary denetntions menghubungi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mendesak pembebasan Puteri Basmah namun tidak ada tanggapan.

Kini rintihan Puteri Basmah dari dalam penjara tidak terdengar lagi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Sasaran Bin Salman lantaran harta warisan

Sebagian dari aset-aset menjadi hak Puteri Basmah, termasuk rekening-rekening bank di Swiss, tanah, perhiasan, mobil, dan rumah telah dirampas oleh negara.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Tanpa izin Bin Salman tertahan di landasan

Dr Mounir Ziade selama ini merawat Puteri Basmah, melalui surat terbuka bertanggal 15 Desember 2018, menegaskan pasiennya itu harus menjalani perawatan rutin saban beberapa bulan.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Diculik dari apartemen di Jeddah

Keluarganya pernah meminta foto, rekaman video, atau apa saja untuk meyakinkan Puteri Basmah dan Syuhud dalam keadaan baik tapi Puteri Basmah bilang itu dilarang.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Pihak keluarga cemaskan keselamatan Puteri Basmah ditahan Bin Salman

"Dia dalam kondisi sangat buruk...dia tidak bisa bsangkit dari atas tempat tidur," ujar orang kepercayaan keluarga Puteri Basmah itu.





comments powered by Disqus

Rubrik IQRA Terbaru

Sasaran Bin Salman lantaran harta warisan

Sebagian dari aset-aset menjadi hak Puteri Basmah, termasuk rekening-rekening bank di Swiss, tanah, perhiasan, mobil, dan rumah telah dirampas oleh negara.

20 Juni 2020

TERSOHOR