IQRA

Puteri Basmah Dibungkam (1)

Diculik dari apartemen di Jeddah

Keluarganya pernah meminta foto, rekaman video, atau apa saja untuk meyakinkan Puteri Basmah dan Syuhud dalam keadaan baik tapi Puteri Basmah bilang itu dilarang.

16 Juni 2020 07:34

Hari menjelang tengah malam pada 28 Februari 2019, ketika Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz bersama anak perempuannya, Suhud asy-Syarif (28 tahun), kembali ke apartemen mereka di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Terletak di pantai barat Arab Saudi, Jeddah dikenal sebagai kota asyik. Jalan setapak di sepanjang bibir pantai (corniche), sebuah taman tepi pantai nan tersohor kerap dijejali manusia saban malam.

Dari atas kediaman mereka menghadap ke pantai, keduanya duduk menunggu pergantian hari. Lewat tengah malam, pada 1 Maret, Puteri Basmah akan berulang tahun ke-54.

"Ya Allah, lindungilah dia dengan mata-Mu tidak pernah tidur," tulis Syuhud di akun Facebooknya, dilengkapi emoji hati sebagai tanda kasih sayang kepada ibunya.

Saat mereka sedang asyik menanti datangnya hari baru, pintu elevator dalam penthouse mereka terbuka. Satu kelompok terdiri dari delapan lelaki tiba saat jarum jam menunjuk angka 23:41.

Satu orang bergamis putih dilengkapi kafiyah dan igal, asyik berbicara melalui telepon seluler. Yang lain, bercelana jins dan berkaus oblong menunggu arahan dari pria itu.

Dua dari delapan lelaki ini berpostur mirip penjaga keamanan di klub malam. Keduanya memegang pistol jenis revolver. Satunya lagi menjaga pintu elevator tetap terbuka. Seorangnya lagi berhasil mengetahui ada kamera pengintai dan kemudian menutup semua kamera pengawas menggunakan taplak meja.

Akhirnya tidak ada gambar terlihat di kamera pengintai itu. Sejak itu pula, Puteri Basmah dan anak perempuannya tidak pernah kelihatan lagi di muka umum.

"Dia diberitahu akan ada pertemuan dengan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman," kata seorang teman dekat keluarga Puteri Basmah kepada Insider. "Mereka langsung membawa Puteri Basmah dan Syuhud ke penjara."

Keduanya diangkut ke Al-Hair, penjara superketat di pinggiran Ibu Kota Riyadh. Penjara ini dikenal sebagai tempat mengurung anggota Al-Qaidah serta ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Puteri Bashmah dan anak perempuannya itu mendekam dalam sel nomor 108 Blok B.

Di Al-Hair pula, sejumlah pangeran senior, aktivis, akademisi, wartawan, konglomerat, dan ulama dianggap membangkang terhadap Bin Salman ditahan.

Penangkapan besar-besaran terhadap para penentang Bin Salman terjadi pada awal November 2017. Ratusan pangeran dan pengusaha kelas kakap ditahan di Hotel Ritz Carlton. Sebagian yang menolak menyerahkan harta dan berbaiat kepada Bin Salman dilanjutkan penahanannya di Al-Hair.

Penangkapan terbaru terjadi Maret lalu. Sebanyak 20 pangeran, termasuk Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz (adik dari Raja Salman bin Abdul Aziz atau paman dari Bin Salman) dan mantan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayif. Juga dibekuk Umar dan Sarah, dua anak dari mantan pejabat intelijen Saudi Saad al-Jabri, lari ke Kanada bareng istri dan enam anaknya yang lain sejak 2017.

Namun penangkapan Puteri Basmah tidak sesuai modus operandi selama ini dijalankan Bin Salman.

Dia menghabiskan sebagian besar umurnya di luar Arab Saudi, pertama sebagai pelajar, kemudian menjadi aktivis sekaligus pengusaha.

Dia hampir tidak pernah terlibat politik dalam keluarga kerajaan Saudi. Dia memang beberapa kali mengkritik kondisi sosial masyarakat di negara Kabah itu, tapi ini dilakukan sebelum Bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Menurut seorang kerabat dekatnya, setiba di Penjara Al-Hair, Puteri Basmah dikasih tahu: dia ditahan lantaran dicurigai ingin kabur dari Saudi. Dia dituduh memalsukan paspor.

Empat anak Puteri Basmah lainnya - Ahmad, Saud, Sarah, dan Samahir, mencemaskan nasib ibu dan saudari kandung mereka.

Selama berminggu-minggu setelah keduanya menghilang, mereka cuma menerka-nerka di mana Puteri Bashmah dan Syuhud berada.

"Sampai akhirnya kami mendapat telepon dengan suara tidak begitu jelas," ujar Leonard Bennett, pengacara Pureri Basmah menetap di Amerika Serikat, kepada Insider. "Dia bilang dia tidak bisa kabur. Dia tidak dapat mengatakan di mana dia sekarang tapi ada banyak orang di sana."

Sejak saat itu, sepekan sekali Puteri Basmah menghubungi keluarganya. Tapi ketika berbicara ditelepon suaranya samar-samar dan dia diawasi.

Keluarganya pernah meminta foto, rekaman video, atau apa saja untuk meyakinkan Puteri Basmah dan Syuhud dalam keadaan baik tapi Puteri Basmah bilang itu dilarang. Sampai suatau hari para penjaga menyuruh Puteri Basmah berhenti berbicara dalam bahasa Inggris ketika menelepon keluarganya.

Suatu hari di Mei 2019, penjaga penjara menyodorkan secarik kertas di hadapan Puteri Basmah. Kertas itu merupakan surat keterangan tuduhan pemalsuan paspor terhadap Puteri Basmah dibatalkan.

Namun tetap saja Puteri Basmah dan Syuhud tidak dibolehkan meninggalkan Penjara Al-Hair.

Hingga kemudian orang-orang kepercayaan Puteri Basmah merasa membongkar kasus ini ke publik adalah satu-satunya cara buat menolong.

Deutsche Welle menulis kisah penangkapan sewenang-wenang terhadap Puteri Bashmah dan Syuhud pada November 2019. Lalu pada April 2020, rekaman kamera pengintai dalam penthouse Puteri Basmah di malam keduanya ditangkap dirilis oleh surat kabar asal Spanyol, ABC.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Rintihan dari dalam penjara

Melalui jaringannya di Amerika, Puteri Basmah telah meminta bantuan sebagian anggota Kongres namun hasilnya nihil.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Sasaran Bin Salman lantaran harta warisan

Sebagian dari aset-aset menjadi hak Puteri Basmah, termasuk rekening-rekening bank di Swiss, tanah, perhiasan, mobil, dan rumah telah dirampas oleh negara.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Tanpa izin Bin Salman tertahan di landasan

Dr Mounir Ziade selama ini merawat Puteri Basmah, melalui surat terbuka bertanggal 15 Desember 2018, menegaskan pasiennya itu harus menjalani perawatan rutin saban beberapa bulan.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Pihak keluarga cemaskan keselamatan Puteri Basmah ditahan Bin Salman

"Dia dalam kondisi sangat buruk...dia tidak bisa bsangkit dari atas tempat tidur," ujar orang kepercayaan keluarga Puteri Basmah itu.





comments powered by Disqus

Rubrik IQRA Terbaru

Rintihan dari dalam penjara

Melalui jaringannya di Amerika, Puteri Basmah telah meminta bantuan sebagian anggota Kongres namun hasilnya nihil.

03 Juli 2020

TERSOHOR