IQRA

Puteri Basmah Dibungkam (3)

Sasaran Bin Salman lantaran harta warisan

Sebagian dari aset-aset menjadi hak Puteri Basmah, termasuk rekening-rekening bank di Swiss, tanah, perhiasan, mobil, dan rumah telah dirampas oleh negara.

20 Juni 2020 06:53

Basmah adalah putri bungsu dari mendiang Raja Arab Saudi Saud bin Abdul Aziz, penguasa kedua negara Kabah sehabis Raja Abdul Aziz. Pada 1964, dia dilengserkan oleh adiknya, Pangeran faisal bin Abdul Aziz. Setelah turun takhta Raja Saud kabur ke Kota Jenewa, Swiss.

Ketika meninggal di Yunani pada 1969, Raja Saud benar-benar supertajir.

Dia berkuasa di Arab Saudi saat negeri Dua Kota Suci ini tumbuh menjadi negara kaya karena minyak di wilayah timur.Safaniya, ladang minyak lepas pantai terbesar di dunia, ditemukan di Teluk Arab dua tahun sebelum Saud duduk di singgasana.

Sebagai satu dari 115 anak mendiang Raja Saud, Puteri Basmah berhak atas harta warisan ayahnya.

Seorang kolegas bisnis Puteri Basmah mengethui betuk soal harta warisan peninggalan mendiang Raja Saud, bmengungkapkan kepada Insider, nilai miliaran euro.

Namun sebagian dari aset-aset menjadi hak Puteri Basmah, menurut sumber itu, termasuk rekening-rekening bank di Swiss, tanah, perhiasan, mobil, dan rumah telah dirampas oleh negara. Dia mencontohkan lahan menjadi lokasi Universitas Thaif - dibangun pada 2004 - adalah kepunyaan Puteri Basmah.

Tapi pembangunan kampus itu tanpa persetujuan Puteri Basmah. Sumber ini menegaskan penggunaan tanah tanpa izin Puteri Basmah sama saja dengan pencurian.

Dalam sebuah surat pada Desember 2016 dibaca oleh Insider, Basmah menulis kepada pihak istana untuk meminta penyelesaian atas penggunaan tanahnya dipakai buat membangun Universitas Thaif.

Jawaban dari Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz, Gubernur Provinsi Makkah di mana Thaif berlokasi, mengisyaratkan permintaan dari Puteri Basmah itu sudah telat.

Keluarga dan rekan bisnisnya mengaui usaha Puteri Basmah mendapatkan kembali harta warisannya menjadi alasan kenapa dia ditahan dalam Penjara Al-Hair sejak Maret tahun lalu. Jadi bukan lantaran dia ingin pergi dari Saudi atau tudingan memakai paspor palsu.

"Mereka akan bilang: 'Kamu jangan utak utik lagi harta warisanmu, atau kami akan tetap mengurungmu dalam penjara,'" kata seorang kerabat Puteri Basmah.

Waktu ditanya siapa orang bertanggung jawab atau berada di balik penahanan Puteri Bashmah dan anak perempuannya, Syuhud asy-Syarif, anggota kelarga dan kolega bisnisnya, tidak bisa memastikan. Tapi mereka meyakini perintah itu datang dari seseorang dalam istana.

Sila baca:

Bin Salman tahan kakak sepupunya

Keponakan Raja Salman memelas minta dibebaskan dari penjara

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Rintihan dari dalam penjara

Melalui jaringannya di Amerika, Puteri Basmah telah meminta bantuan sebagian anggota Kongres namun hasilnya nihil.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Tanpa izin Bin Salman tertahan di landasan

Dr Mounir Ziade selama ini merawat Puteri Basmah, melalui surat terbuka bertanggal 15 Desember 2018, menegaskan pasiennya itu harus menjalani perawatan rutin saban beberapa bulan.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Diculik dari apartemen di Jeddah

Keluarganya pernah meminta foto, rekaman video, atau apa saja untuk meyakinkan Puteri Basmah dan Syuhud dalam keadaan baik tapi Puteri Basmah bilang itu dilarang.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Pihak keluarga cemaskan keselamatan Puteri Basmah ditahan Bin Salman

"Dia dalam kondisi sangat buruk...dia tidak bisa bsangkit dari atas tempat tidur," ujar orang kepercayaan keluarga Puteri Basmah itu.





comments powered by Disqus

Rubrik IQRA Terbaru

bocah gaza

Amerika sokong Israel berjaya

Sejak 1985, Amerika memberikan hibah untuk kepentingan militer hampir US$ 3 miliar saban tahun buat Israel.

25 November 2020

TERSOHOR