kabar

Struktur pemerintahan ISIS

Abu Bakar al-Baghdadi mengklaim sebagai khalifah setelah ISIS merebut Kota Mosul, Irak, Juni lalu.

30 Desember 2014 09:54

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi telah membentuk struktur pemerintahan buat mengurusi apa yang dia klaim sebagai kekhalifahan Islam.

Baghdadi dibantu wakil-wakilnya untuk menangani pelbagai hal, mulai dari rekening bank hingga serangan bom. Struktur pemerintahan ini terbongkar setelah pasukan keamanan Irak menyita sejumlah dokumen dari hasil penyerbuan ke rumah seorang anggota ISIS.

Berikut penjelasan soal struktur pemerintahan ISIS itu.

ISIS dipimpin oleh Ibrahim Awwad Ibrahim Ali al-Badri as-Samarai alias Abu Bakar al-Baghdadi. Dia mengklaim dirinya sebagai khalifah setelah mengumumkan terbentuknya kekhalifahan Islam Juni lalu di Kota Mosul, Irak. Ada tiga lembaga bertanggung jawab langsung kepada Baghdadi, yakni wakil emir, kabinet, dan kantor urusan perang.

Baghdadi memiliki wakil bernama Fadil Ahmad Abdullah al-Hiyali alias Abu Muslim at-Turkmani. Dia bertanggung jawab atas jalannya pemerintahan di seluruh provinsi di Irak.

Lalu kabinet terdiri dari tujuh menteri, yakni Menteri Urusan Manajemen Umum Syaukat Hazim al-Farhat alias Abu Abdul Kadir, Menteri Urusan Tahanan dan Tawanan Basyar Ismail al-Hamdani alias Abu Muhammad.

Kemudian ada Menteri Urusan Keamanan Abdul Wahid Khutnayir Ahmad alias Abu Luai alias Abu Ali, Menteri Urusan Keuangan di Irak Muafaq Mustafa Muhammad al-Karmusi alias Abu Salah, Menteri Koordinator Antar Provinsi Muhammad Hamid ad-Dulaimi alias Abu Hajar as-Safi, Menteri Urusan Jihadis Arab dan Asing, Wisma Tamu, serta Pengiriman Pengebom Bunuh Diri Abdullah Ahmad al-Misyidani alias Abu Qasim.

Terakhir adalah Adnan Ismail Najim Bilawi alias Abu Abdurrahman al-Bilawi. Bekas kapten di masa rezim Saddam Husain ini merupakan kepala dewan militer untuk semua provinsi di Irak. Dia terbunuh pada 5 Juni 2014. Kematian inilah membikin ISIS merebut Mosul, kota terbesar kedua di Irak.

Kantor Urusan Perang mempunyai tiga pejabat, yaitu Faris Raif, an-Naima alias Abu Syima. Dia bertugas mengawasi gudang persenjataan. Lalu ada Abdurrahman al-Afari alias Abu Suja. Lelaki asal Kota Tal Afar, Irak Utara, ini bertanggung jawab mengurusi syuhada dan perempuan. Dia tewas dalam serangan udara bulan lalu di Kota Qaim, Irak. Kemudian Khairi Abid Mahmud at-Tai. Dia mengurusi bahan peledak dan bom buatan.

Abu Muslim at-Turkmani, wakil dari Baghdadi, mengepalai enam gubernur, yakni Gubernur Provinsi Salahuddin Wisam Abid Zaid az-Zubaidi alias Abu Nabil, Gubernur Provinsi Kirkuk Nina Abid Naif al-Juburi alias Abu Fatmah, Gubernur Provinsi Eufrat Tengah dan Selatan Ahmad Muhsin Khalal al-Jihaisyi alias Abu Fathmah,

Lantas ada Gubernur Urusan Wilayah Perbatasan Rathwan Thalib Husain Ismail al-Hamduni alias Abu Jurnas. Kemudian Gubernur Provinsi Anbar Adnan Latif Hamid as-Swaidawi alias Abu Abdus Salim alias Abu Muhammad al-Swaidawi. Bekas letnan kolonel semasa rezim Saddam Husain ini juga anggota dewan militer ISIS. Terakhir adalah Gubernur Provinsi Baghdad Ahmad Abdul Kadir al-Jazza alias Abu Maisarah.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Ladang minyak telah dikuasai ISIS. (business.financialpost.com)

Campur tangan asing karena minyak

Negara-negara dengan potensi produksi minyak tinggi kemungkinan besar menjadi sasaran intervensi pasukan asing bila pecah perang saudara.

Anak-anak sedang memegang bendera ISIS. (www.dailymail.co.uk)

Mendidik anak cara ISIS

ISIS mengharamkan anak-anak menonton televisi, menyanyi, dan menari.





comments powered by Disqus