kabar

Fatwa dari Qatar: Hancurkan piramida dan Sphinx

Islam Web juga pernah memicu polemik setelah menerbitkan fatwa mengizinkan menghina agama Nasrani.

03 Maret 2015 17:42

"Penghancuran piramida dan Sphinx adalah tugas suci sebelum bangunan-bangunan itu menjadi tempat pemujaan."

Ini bukan fatwa baru tapi masih relevan dengan apa yang tengah dilakukan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah di Kota Mosul, utara Irak. Dalam rekaman video dilansir akhir pekan ini tampak militan ISIS menghancurkan artefak-artefak koleksi museum.

Bahkan kelakuan ISIS ini mirip pula dengan kerjaan rezim Wahabi berkuasa di Arab Saudi. Dengan alasan buat menghindari kemusyrikan dan demi kenyamanan jamaah haji serta umrah, negeri Dua Kota Suci ini melenyapkan situs-situs bersejarah, termasuk rumah kelahiran Nabi Muhammad.

Beberapa media independen Mesir, seperti Yaum 7 dan Al-Fagr, pekan ini melansir kembali fatwa dikeluarkan portal Islam Web milik Qatar pada Desember 2012 itu. Sejatinya, ulama-ulama Mesir telah mengecam fatwa menyerukan penghancuran bangunan-bangunan peninggalan zaman Firaun, termasuk piramida dan Sphinx.

Islam Web berafiliasi dengan Kementerian Wakaf Qatar. Siapa saja bisa mencari fatwa secara online melalui situs itu.

Islam Web juga pernah mengeluarkan fatwa pada 2006 membolehkan membakar orang hingga tewas. Namun fatwa ini bulan lalu dihapus beberapa jam setelah ISIS menyiarkan rekaman video pembakaran hidup-hidup pilot Yordania Muaz al-Kasasbih.

Islam Web juga memicu polemik setelah menerbitkan fatwa mengizinkan menghina agama Nasrani.

Hubungan Qatar dan Mesir memburuk sejak kudeta militer pada Juli 2013 melengserkan Presiden Muhammad Mursi dari kelompok Al-Ikhwan al-Muslimun.

Museum Hagia Sophia di Kota istanbul, Turki, saat musim dingin. (Maurice Flesier via Wikimedia Commons)

Erdogan ubah Museum Hagia Sophia menjadi masjid lagi

Hagia Sophia akan dibuka sebagai masjid lagi pada salat Jumat dua pekan mendatang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.159 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 226.486 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 26.291 orang, termasuk 474 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.183 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 223.327 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonajk melonjak menjadi 26.183 orang, termasuk 464 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 3.036 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi tembus 220 ribu orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 26.099 orang, termasuk 455 meninggal.





comments powered by Disqus