kabar

Hampir 50 ribu akun Twitter milik pendukung ISIS

Kebanyakan pendukung ISIS di Twitter berasal dari negara-negara Arab Teluk.

08 Maret 2015 09:22

Hasil penelitian dilansir the Brookings Institution menemukan sediktinya terdapat 46 ribu akun Twitter milik pendukung ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Meski Twitter telah menutup akun-akun diyakini berhubungan dengan milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu, sepanjang akhir tahun lalu jumlah penyokong mereka menggunakan media sosial ini masih tinggi.

"Mulai September hingga Desember 2014, diperkirakan ada sedikitnya 46 ribu akun Twitter dipakai oleh suporter ISIS," tulis the Brookings Institution dalam laporan mereka. "Walau tidak semua dari akun-akun ini aktif di waktu sama."

Para peneliti menyimpulkan jumlah pendukung ISIS terbesar di Twitter berasal dari negara-negara Arab Teluk, disusul Suriah, Irak, dan Amerika Serikat. Lokasi paling banyak diklaim ialah Arab Saudi, dan seperlima dari penyokong ISIS menulis dalam Twitter menggunakan bahasa Inggris.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Irak rebut Masjid Agung di Mosul dari ISIS

Pemerintah Irak memperkirakan Mosul bisa direbut dalam beberapa hari lagi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR