kabar

Hampir 50 ribu akun Twitter milik pendukung ISIS

Kebanyakan pendukung ISIS di Twitter berasal dari negara-negara Arab Teluk.

08 Maret 2015 09:22

Hasil penelitian dilansir the Brookings Institution menemukan sediktinya terdapat 46 ribu akun Twitter milik pendukung ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Meski Twitter telah menutup akun-akun diyakini berhubungan dengan milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu, sepanjang akhir tahun lalu jumlah penyokong mereka menggunakan media sosial ini masih tinggi.

"Mulai September hingga Desember 2014, diperkirakan ada sedikitnya 46 ribu akun Twitter dipakai oleh suporter ISIS," tulis the Brookings Institution dalam laporan mereka. "Walau tidak semua dari akun-akun ini aktif di waktu sama."

Para peneliti menyimpulkan jumlah pendukung ISIS terbesar di Twitter berasal dari negara-negara Arab Teluk, disusul Suriah, Irak, dan Amerika Serikat. Lokasi paling banyak diklaim ialah Arab Saudi, dan seperlima dari penyokong ISIS menulis dalam Twitter menggunakan bahasa Inggris.

Pemimpin milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video dilansir pada 29 April 2019. (Twitter)

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video

Dia terakhir kali tampil di depan publik saat berkhotbah Jumat di Mosul pada 2014.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.





comments powered by Disqus