kabar

Boko Haram berbaiat kepada ISIS

"Kami mengumumkan bergabungnya kami kepada khalifah (Abu Bakar al-Baghdadi)...dan kami bakal mendengar serta mematuhi di saat sulit dan sejahtera."

08 Maret 2015 13:37

Milisi Islam radikal di Nigeria Boko Haram telah berbaiat atau bersumpah setia kepada ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dalam rekaman audio diunggah ke Internet semalam.

"Kami mengumumkan bergabungnya kami kepada khalifah (Abu Bakar al-Baghdadi)...dan kami bakal mendengar serta mematuhi di saat sulit dan sejahtera," demikian terjemahan bahasa Inggris dari rekaman suara berbahasa Arab diyakini diucapkan oleh pemimpin Boko Haram Abu Bakar Syikau.

Baghdadi sebelumnya sudah memperoleh baiat dari kelompok-kelompok Islam militan di Timur Tengah, Afghanistan, Pakistan, dan Afrika Utara.

Dengan deklarasi itu, Boko Haram menjadi salah satu faksi terpenting sudah bergabung dengan ISIS. Mereka telah menguasai wilayah seluas 20 ribu meter persegi di utara Nigeria dan dari sanalah mereka melancarkan serangan.

Kampanye militer dilancarkan Boko Haram itu telah menewaskan sekitar 12 ribu orang dan memaksa lebih dari 1,5 juta lainnya mengungsi.

Syikau menyerukan kaum muslim di seluruh dunia untuk bersatu di bawah Khalifah Baghdadi. "Kami menyerukan kepada kaum muslim di mana saja untuk berbaiat kepada khalifah dan mendukung dia," ujarnya.

Munculnya rekaman baiat Boko Haram ini berlangsung beberapa jam setelah mereka melancarkan serangan bom terhadap Kota Maiduguri di tenggara Nigeria. Insiden itu menewaskan sedikitnya 50 orang.

Boko Haram - berarti pendidikan Barat adalah dosa - telah berjuang mendirikan sebuah negara Islam di Nigeria sejak 2009. Pamor mereka kian mendunia setelah April tahun lalu menculik 270 pelajar perempuan di Chibok.

Osita Chidoka, sahabat Presiden Nigeria Goodluck Jonathan, memperingatkan Boko Haram bakal makin berbahaya karena ingin meniru ISIS dan Asy-Syabab: menyerang target-target Barat. "Mereka ingin menjadi internasional," ujarnya.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.





comments powered by Disqus