kabar

Bahrain tahan murid dan guru karena baca Quran diiringi musik

Mereka didakwa menghina Islam.

12 Maret 2015 10:05

Kejaksaan Agung Bahrain telah mendakwa seorang pelajar sekolah menengah atas dan dua gurunya menghina Islam lantaran membaca Al-Quran diiringi musik, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah BNA kemarin.

Pihak kejaksaan telah memeriksa ketiga tersangka dan akhirnya ditahan. "Kejaksaan...mendakwa mereka melanggar ajaran Islam dan menghina tata cara ibadahnya," tulis BNA.

Mereka merekam kegiatan itu dan mengunggah videonya ke media sosial.

Kementerian Pendidikan Bahrain telah menyelidiki kasus ini. Hasilnya, kegiatan itu bagian dari persiapan sekolah mengikuti lomba membaca Al-Quran tingkat pelajar.

Presenter televisi di Uni Emirat Arab mencium dan meletakkan sandal milik Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid di atas kepalanya. (Screenshot)

Presenter televisi UEA cium sandal putera mahkota Abu Dhabi

Presenter ini kemudian meletakkan sandal itu di atas kepalanya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Putera mahkota Abu Dhabi usulkan bunuh para pemimpin Taliban

Prince kemudian menetap di Abu Dhabi dan dibayar oleh Bin Zayid untuk membentuk pasukan bayaran di UEA, buat menghadapi perlawanan aktivis pro demokrasi.

Dataran Tinggi Golan. (Middle East Eye)

Trump: Amerika harus akui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan

Sejumlah pejabat Amerika bilang pengakuan resmi terhadap Golan sebagai wilayah Israel akan diberikan dalam satu pekan.

Gubernur Provinsi Qasim, Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Misyaal saat meresmikan sekolah mengemudi khusus perempuan di Universitas Qasim pada 18 Maret 2019. (Saudi Gazette)

70 ribu perempuan Arab Saudi sudah punya SIM

Sekolah mengemudi di Universitas Qassim itu merupakan sekolah mengemudi perempuan ketujuh di Arab Saudi.





comments powered by Disqus