kabar

Bahrain tahan murid dan guru karena baca Quran diiringi musik

Mereka didakwa menghina Islam.

12 Maret 2015 10:05

Kejaksaan Agung Bahrain telah mendakwa seorang pelajar sekolah menengah atas dan dua gurunya menghina Islam lantaran membaca Al-Quran diiringi musik, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah BNA kemarin.

Pihak kejaksaan telah memeriksa ketiga tersangka dan akhirnya ditahan. "Kejaksaan...mendakwa mereka melanggar ajaran Islam dan menghina tata cara ibadahnya," tulis BNA.

Mereka merekam kegiatan itu dan mengunggah videonya ke media sosial.

Kementerian Pendidikan Bahrain telah menyelidiki kasus ini. Hasilnya, kegiatan itu bagian dari persiapan sekolah mengikuti lomba membaca Al-Quran tingkat pelajar.

Jet pribadi bernomor HZ-SK1 mengangkut para pembunuh wartawan Khashoggi meninggalkan Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, menuju Riyadh, Arab Saudi, pada 2 Oktober 2018 pukul 18.20 waktu setempat.(Screengrab)

Potongan tubuh Khashoggi diduga dibawa ke Riyadh

Mayat Khashoggi dimutilasi menjadi 15 bagian.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 19 Oktober 2018 memberhentikan Saud al-Qahtani dari jabatan penasihat istana. (Arab News)

Penasihat istana: Segalanya atas perintah Raja Salman dan putera mahkota

Saud al-Qahtani pernah memperingatkan Jamal Khashoggi untuk berhenti mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Kepala Badan Intelijen Arab saudi jenderal Ahmad as-Sirri. (Al-Arabiya)

Arab Saudi pecat kepala intelijen dan penasihat istana karena terlibat pembunuhan Khashoggi

Berdasarkan hasil investigasi internal Arab Saudi, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, merupakan anak dari Raja Salman, tidak mengetahui operasi pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus