kabar

Bahrain tahan murid dan guru karena baca Quran diiringi musik

Mereka didakwa menghina Islam.

12 Maret 2015 10:05

Kejaksaan Agung Bahrain telah mendakwa seorang pelajar sekolah menengah atas dan dua gurunya menghina Islam lantaran membaca Al-Quran diiringi musik, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah BNA kemarin.

Pihak kejaksaan telah memeriksa ketiga tersangka dan akhirnya ditahan. "Kejaksaan...mendakwa mereka melanggar ajaran Islam dan menghina tata cara ibadahnya," tulis BNA.

Mereka merekam kegiatan itu dan mengunggah videonya ke media sosial.

Kementerian Pendidikan Bahrain telah menyelidiki kasus ini. Hasilnya, kegiatan itu bagian dari persiapan sekolah mengikuti lomba membaca Al-Quran tingkat pelajar.

Perempuan Arab Saudi pada 1970-an. (Arab News)

Sebelum terjadi penyerbuan Masjid Al-Haram pada 1979, perempuan Saudi tidak wajib berabaya dan berjilbab

"Kami bisa mengenakan baju sepinggang dipadu rok bermacam warna," kenang Manal Aqil.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.





comments powered by Disqus