kabar

BMW i8 jadi mobil patroli Kepolisian Dubai

Sebelumnya Kepolisian Dubai telah dilengkapi mobil-mobil mewah berkecepatan tinggi, seperti Lamborghini, Ferrari, dan Bugatti.

12 Maret 2015 18:33

Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab, kedatangan armada teranyar, yakni BMW i8 untuk memperkuat sistem pengamanan di kota itu.

Mobil seharga paling murah US$ 135.700 atau sekitar Rp 1,8 miliar ini memiliki kecepatan maksimal 256 kilometer per jam. BMW i8 bisa mencapai kecepatan seratus kilometer tiap jam hanya dalam 4,4 detik.

Kepala Kepolisian Dubai Mayor Jenderal Khamis al-Muzaina, ikut menjajal BMW i8, mengatakan kehadiran kendaraan ini kian memperkuat pengamanan di sejumlah lokasi pelancongan, seperti Burj Khalifah, Muhammad bin Rasyid Boulevard, dan Jumairah Beach Residence.

Dengan memakai teknologi dan kendaraan mutakhir, kata dia, Kepolisian Dubai telah sampai pada tahap standar keamanan tertinggi di dunia. Apalagi BMW i8 berjenis hibrida sehingga ramah lingkungan.

Sebelumnya Kepolisian Dubai telah dilengkapi mobil-mobil mewah berkecepatan tinggi, seperti Lamborghini, Ferrari, dan Bugatti.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan surat keputusan soal pengakuan Amerika terhadap Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel di Gedung Putih, 25 Maret 2019. (Twitter/@netanyahu)

Trump akui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel

"Kemungkinan perjanjian damai di masa depan harus mempertimbangkan kebutuhan Israel untuk melindungi negaranya dari Suriah dan ancaman lain di kawasan," kata Trump dalam surat keputusannya.

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

Trump besok akui Golan wilayah kedaulatan Israel

Israel mencaplok Golan dari Suriah setelah memenangkan Perang Enam Hari pada 1967.

Presenter televisi di Uni Emirat Arab mencium dan meletakkan sandal milik Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid di atas kepalanya. (Screenshot)

Presenter televisi UEA cium sandal putera mahkota Abu Dhabi

Presenter ini kemudian meletakkan sandal itu di atas kepalanya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Putera mahkota Abu Dhabi usulkan bunuh para pemimpin Taliban

Prince kemudian menetap di Abu Dhabi dan dibayar oleh Bin Zayid untuk membentuk pasukan bayaran di UEA, buat menghadapi perlawanan aktivis pro demokrasi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Trump akui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel

"Kemungkinan perjanjian damai di masa depan harus mempertimbangkan kebutuhan Israel untuk melindungi negaranya dari Suriah dan ancaman lain di kawasan," kata Trump dalam surat keputusannya.

26 Maret 2019

TERSOHOR