kabar

BMW i8 jadi mobil patroli Kepolisian Dubai

Sebelumnya Kepolisian Dubai telah dilengkapi mobil-mobil mewah berkecepatan tinggi, seperti Lamborghini, Ferrari, dan Bugatti.

12 Maret 2015 18:33

Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab, kedatangan armada teranyar, yakni BMW i8 untuk memperkuat sistem pengamanan di kota itu.

Mobil seharga paling murah US$ 135.700 atau sekitar Rp 1,8 miliar ini memiliki kecepatan maksimal 256 kilometer per jam. BMW i8 bisa mencapai kecepatan seratus kilometer tiap jam hanya dalam 4,4 detik.

Kepala Kepolisian Dubai Mayor Jenderal Khamis al-Muzaina, ikut menjajal BMW i8, mengatakan kehadiran kendaraan ini kian memperkuat pengamanan di sejumlah lokasi pelancongan, seperti Burj Khalifah, Muhammad bin Rasyid Boulevard, dan Jumairah Beach Residence.

Dengan memakai teknologi dan kendaraan mutakhir, kata dia, Kepolisian Dubai telah sampai pada tahap standar keamanan tertinggi di dunia. Apalagi BMW i8 berjenis hibrida sehingga ramah lingkungan.

Sebelumnya Kepolisian Dubai telah dilengkapi mobil-mobil mewah berkecepatan tinggi, seperti Lamborghini, Ferrari, dan Bugatti.

Muazin Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette/Courtesy)

Masjid Nabawi punya 17 muazin

Tiap hari ada tiga muazin bertugas di Masjid Nabawi.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Tradisi bunuh diri depan Kabah

Bila saban tahun ada saja orang bunuh diri atau berusaha untuk melakoni itu, kian rusaklah citra kota kelahiran nabi itu.

Duta Besar Indonesia buat Libanon Achmad Chozin Chumaidy menyerahkan piagam penghargaan kepada mahasiswa Indonesia menjadi imam tetap di negara itu dalam acara halal bihalal di lobi KBRI Veirut, 15 Juni 2018. (KBRI Beirut buat Albalad.co)

Empat mahasiswa Indonesia jadi imam tetap di Libanon dapat penghargaan

"Kalau orang Arab imam di Indonesia itu biasa, tapi jika orang Indonesia jadi imam di Arab itu luar biasa," kata Chozin Chumaidy.





comments powered by Disqus