kabar

Baghdadi terima baiat Boko Haram

Jika tidak mampu berjihad ke Suriah atau Irak, ISIS menyerukan kaum muslim berperang bareng Boko Haram di Afrika Barat.

13 Maret 2015 03:34

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi telah menerima baiat atau sumpah setia disampaikan Boko Haram, milisi Islam radikal di Nigeria.

"Khalifah kami, semoga Allah melindungi dia, telah menerima sumpah setia dari saudara-saudara kami Boko Haram," kata Abu Muhammad al-Adnani, juru bicara Baghdadi, dalam rekaman audio berbahasa Arab selama setengah jam disiarkan kemarin. "Jadi kami mengucapkan selamat kepada saudara-saudara kami kaum muslim dan jihadis di Afrika Barat."

Adnani menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia jika tidak mampu berjihad ke Suriah atau Irak, mereka bisa berperang bareng Boko Haram di Afrika Barat.

Setelah Juni tahun lalu menguasai Kota Mosul, utara Irak, Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah Islamiyah dan mengangkat dirinya sebagai khalifah atau pemimpin kaum muslim sejagat.

ISIS telah melebarkan pengaruhnya hingga Mesir, Libya, Afghanistan, dan bahkan Indonesia.

Irak telah menangkap Menteri Keuangan ISIS Sami Jasim al-Jaburi alias Haji Hamid. (Telegram)

Irak tangkap menteri keuangan ISIS

Haji Hamid dibekuk di luar wilayah Irak.

Lokasi serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 

Kepulan asap terlihat setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Pesawat nirawak Amerika ledakkan kendaraan berbahan peledak tengah menuju bandar udara Kabul

Dalam insiden terpisah, sebuah roket menghantam satu rumah di Kabul. Kantor berita Asvaka menulis kejadian ini menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya. 





comments powered by Disqus