kabar

Baghdadi terima baiat Boko Haram

Jika tidak mampu berjihad ke Suriah atau Irak, ISIS menyerukan kaum muslim berperang bareng Boko Haram di Afrika Barat.

13 Maret 2015 10:34

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi telah menerima baiat atau sumpah setia disampaikan Boko Haram, milisi Islam radikal di Nigeria.

"Khalifah kami, semoga Allah melindungi dia, telah menerima sumpah setia dari saudara-saudara kami Boko Haram," kata Abu Muhammad al-Adnani, juru bicara Baghdadi, dalam rekaman audio berbahasa Arab selama setengah jam disiarkan kemarin. "Jadi kami mengucapkan selamat kepada saudara-saudara kami kaum muslim dan jihadis di Afrika Barat."

Adnani menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia jika tidak mampu berjihad ke Suriah atau Irak, mereka bisa berperang bareng Boko Haram di Afrika Barat.

Setelah Juni tahun lalu menguasai Kota Mosul, utara Irak, Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah Islamiyah dan mengangkat dirinya sebagai khalifah atau pemimpin kaum muslim sejagat.

ISIS telah melebarkan pengaruhnya hingga Mesir, Libya, Afghanistan, dan bahkan Indonesia.

Kamp Al-Haul di Provinsi Hasakah, utara Suriah. (CNN)

300 keluarga anggota ISIS asal Indonesia masih berada di kamp Kurdi

Seratus kombatan ISIS kabur dari kamp Al-Haul.

Muhammad Botachbaqut alias Abu Yusuf al-Belgiki bersama Yasin Cheikhki alias Abu Talha al-Belgiki, dua anggota ISIS kabur dari tahanan pasukan Kurdi di Ain Isa, utara Suriah. (Rojava Information Center)

Dua anggota ISIS kabur dari tahanan setelah Turki gempur Ain Isa

Erdogan kemarin memutuskan menghentikan invasi ke Suriah selama lima hari.

Tulisan di tembok kediaman duta besar Turki untuk Iran di Ibu Kota Teheran. (Twitter)

Serbuan Turki ke basis Kurdi di Suriah sebabkan lima anggota ISIS kabur dari penjara

Sehari setelah kaburnya lima anggota ISIS dari Penjara Jirkin, sebuah bom mobil kemarin pagi meledak di Penjara Giwaran, Kota Hasakah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

19 Oktober 2019

TERSOHOR