kabar

Kuburan Saddam Husain hancur

Foto-foto Sadam berukuran poster sebelumnya memenuhi mausoleum hilang di tengah gunungan reruntuhan kompleks kubur Saddam.

16 Maret 2015 13:04

Pertempuran sengit antara pasukan Irak dan militan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) kemarin di Kota Tikrit telah mengakibatkan kuburan mantan Presiden Irak Saddam Husain hancur.

Palagan ini berlangsung di selatan dan utara kota kelahiran Saddam itu dan pasukan pemerintah bertekad menguasai seluruh Tirkit dalam 48 jam. Pusara dari Saddam terletak di Desa Al-Aujah, selatan Tikrit. Rekaman video menunjukkan kubah menutupi makam Saddam roboh.

Foto-foto Sadam berukuran poster sebelumnya memenuhi mausoleum telah hilang di tengah gunungan reruntuhan kompleks kubur Saddam. Berganti dengan gambar-gambar anggota milisi Syiah dan pentolan mereka, termasuk Mayor Jenderal Qassim Sulaimani, komandan Pasukan Quds dari Garda Revolusi Iran, mengomandoi serangan terhadap ISIS.

"(Desa Al-Aujah) ini adalah salah satu wilayah dimana pasukan ISIS paling banyak berkumpul," kata Kapten Yasir Nukma, perwira milisi Syiah tadinya dikenal dengan nama Pasukan Mobilisasi Rakyat. "Militan ISIS merencanakan penyergapan terhadap kami dengan menanam bahan peledak di sekitar makam."

ISIS telah mencaplok Tikrit Juni tahun lalu setelah menguasai Mosul, kota terbesar kedua di Irak. Dari Mosul pula pemimpin ISIS Abu Bakar al-baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah islamiyah sekaligus mengangkat dirinya sebagai khalifah atau pemimpin kaum muslim sejagat.

ISIS Agustus tahun lalu mengklaim kuburan Saddam telah hancur, namun menurut para pejabat setempat pusaranya hanya rusak sedikit.

Jenazah Saddam dikubur di mausoleum di Aujah sejak 2007. Taburan bunga selalu terlihat di atas pusaranya. Kompleks makam ini kian megah ditutupi kubah berbentuk segi delapan terbuat dari pualam.

Saddam terguling dari kekuasaannya setelah pasukan koalisi dipimpin Amerika Serikat menginvasi Irak pada 2003. Dia menemui ajal di tiang gantungan akhir Desember 2006 setelah divonis bersalah membantai 148 warga Syiah Irak pada 1982 di Kota Dujail.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

MUI kutuk penangkapan imam Masjid Al-Haram

"Tidak sedikit ulama atau tokoh menghindar untuk menyuarakan kebenaran ini karena takut menerima risiko," ujar Muhyiddin.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap imam Masjid Al-Haram

Sejak Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menunjuk anaknya, Pangeran Muhammad bin Salman, menjadi putera mahkota pada Juni tahun lalu, Saudi getol menangkapi aktivis, wartawan, akademisi, dan ulama dianggap tidak menyokong kebijakan penguasa.

Jamaah haji asal Qatar tiba di Arab Saudi melalui Kuwait. (Al-Arabiya)

500 jamaah haji Qatar sudah tiba di Makkah

Qatar dan Arab Saudi saling menuding masing-masing pihak menghalangi warga Qatar untuk berhaji.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

20 Agustus 2018

TERSOHOR