kabar

Berlagak perempuan, anggota ISIS coba kabur dari medan tempur

Mereka berabaya dan bercadar, sebagian memakai beha, dan yang lain berkosmetik tebal.

16 Maret 2015 16:01

Menurut ajaran Islam, dosa besar bagi orang kabur dalam perang membela agama. Ternyata sejumlah anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) - mengklaim sebagai khilafah islamiyah - berusaha lari dari palagan saat menghadapi pasukan Irak dan milisi propemerintah.

Mereka memakai pelbagai cara untuk kabur, termasuk dengan berdandan seperti perempuan atau menjadi bencong. Sejumlah foto diunggah ke Instagram menunjukkan beberapa anggota ISIS berabaya dan bercadar agar terhindar dari sergapan pasukan musuh. Bahkan ada yang memakai beha dan berkosmetik tebal.

Tapi usaha mereka sia-sia. Pasukan Irak dan milisi Syiah berhasil menangkap mereka, seperti dilaporkan surat kabar the Sunday Mirror.

Tindakan anggota-anggota ISIS menunjukkan kemunafikan mereka. Padahal mereka dengan kejam menghukum mati kaum homoseksual.

Bukan kali ini saja militan ISIS bertindak melanggar ajaran Islam meski mereka mengklaim paling benar menjalankan agama dibawa Nabi Muhammad itu. Banyak anggota ISIS kabur dari medan tempur di Tikrit menggunakan mobil curian.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus