kabar

Berlagak perempuan, anggota ISIS coba kabur dari medan tempur

Mereka berabaya dan bercadar, sebagian memakai beha, dan yang lain berkosmetik tebal.

16 Maret 2015 16:01

Menurut ajaran Islam, dosa besar bagi orang kabur dalam perang membela agama. Ternyata sejumlah anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) - mengklaim sebagai khilafah islamiyah - berusaha lari dari palagan saat menghadapi pasukan Irak dan milisi propemerintah.

Mereka memakai pelbagai cara untuk kabur, termasuk dengan berdandan seperti perempuan atau menjadi bencong. Sejumlah foto diunggah ke Instagram menunjukkan beberapa anggota ISIS berabaya dan bercadar agar terhindar dari sergapan pasukan musuh. Bahkan ada yang memakai beha dan berkosmetik tebal.

Tapi usaha mereka sia-sia. Pasukan Irak dan milisi Syiah berhasil menangkap mereka, seperti dilaporkan surat kabar the Sunday Mirror.

Tindakan anggota-anggota ISIS menunjukkan kemunafikan mereka. Padahal mereka dengan kejam menghukum mati kaum homoseksual.

Bukan kali ini saja militan ISIS bertindak melanggar ajaran Islam meski mereka mengklaim paling benar menjalankan agama dibawa Nabi Muhammad itu. Banyak anggota ISIS kabur dari medan tempur di Tikrit menggunakan mobil curian.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Irak rebut Masjid Agung di Mosul dari ISIS

Pemerintah Irak memperkirakan Mosul bisa direbut dalam beberapa hari lagi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR