kabar

Berlagak perempuan, anggota ISIS coba kabur dari medan tempur

Mereka berabaya dan bercadar, sebagian memakai beha, dan yang lain berkosmetik tebal.

16 Maret 2015 09:01

Menurut ajaran Islam, dosa besar bagi orang kabur dalam perang membela agama. Ternyata sejumlah anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) - mengklaim sebagai khilafah islamiyah - berusaha lari dari palagan saat menghadapi pasukan Irak dan milisi propemerintah.

Mereka memakai pelbagai cara untuk kabur, termasuk dengan berdandan seperti perempuan atau menjadi bencong. Sejumlah foto diunggah ke Instagram menunjukkan beberapa anggota ISIS berabaya dan bercadar agar terhindar dari sergapan pasukan musuh. Bahkan ada yang memakai beha dan berkosmetik tebal.

Tapi usaha mereka sia-sia. Pasukan Irak dan milisi Syiah berhasil menangkap mereka, seperti dilaporkan surat kabar the Sunday Mirror.

Tindakan anggota-anggota ISIS menunjukkan kemunafikan mereka. Padahal mereka dengan kejam menghukum mati kaum homoseksual.

Bukan kali ini saja militan ISIS bertindak melanggar ajaran Islam meski mereka mengklaim paling benar menjalankan agama dibawa Nabi Muhammad itu. Banyak anggota ISIS kabur dari medan tempur di Tikrit menggunakan mobil curian.

Irak telah menangkap Menteri Keuangan ISIS Sami Jasim al-Jaburi alias Haji Hamid. (Telegram)

Irak tangkap menteri keuangan ISIS

Haji Hamid dibekuk di luar wilayah Irak.

Lokasi serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 

Kepulan asap terlihat setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Pesawat nirawak Amerika ledakkan kendaraan berbahan peledak tengah menuju bandar udara Kabul

Dalam insiden terpisah, sebuah roket menghantam satu rumah di Kabul. Kantor berita Asvaka menulis kejadian ini menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya. 





comments powered by Disqus