kabar

Saban bulan 240 orang Saudi berganti nama

Tiap hari ada sepuluh orang Saudi berganti nama.

20 Maret 2015 18:08

Sebanyak sepuluh warga Arab Saudi saban hari berganti nama, seperti dilansir surat kabar Makkah Selasa lalu.

Seorang sumber terpercaya di badan urusan kependudukan Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan kebanyakan yang meminta ganti nama adalah perempuan. Dia menambahkan saban bulan 240 orang minta nama depan mereka diubah.

"Sebagian besar permohonan ganti nama diterima adalah perempuan ingin nama mereka lebih menarik," katanya. "Mereka meyakini nama baru membikin mereka lebih cantik."

Dia bilang nama-nama baru diminta para pemohon tidak ada yang melanggar Islam atau pantangan sosial. Mereka hanya ingin nama lebih modern dan keren.

Sumber ini mengatakan kaum lelaki dan hawa meminta pergantian nama lantaran nama pemberian orang tua mereka memiliki arti jelek. Seperti kata Rasulullah, nama itu sama dengan doa.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

900 ribu kembang api akan dibakar buat rayakan hari lahir Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi dibentuk pada 23 September 1932 oleh Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

18 Desember 2018

TERSOHOR