kabar

Saudi hentikan pemberian visa bagi warga Swedia

Tindakan ini sebagai balasan atas kritikan Swedia terhadap penegakan hak asasi manusia di Saudi dan penghentian kerja sama pertahanan kedua negara.

22 Maret 2015 07:21

Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan tidak akan lagi memberi visa atau izin masuk bagi para pebisnis Swedia atau memperpanjang visa untuk orang-orang Swedia masih tinggal di negara itu.

Langkah ini merupakan balasan atas kritik Swedia terhadap penegakan hak asasi manusia di Saudi dan penghentian kerja sama pertahanan kedua negara. Saudi Rabu lalu juga telah menarik pulang duta besarnya dari Swedia.

Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstrom pekan lalu menggambarkan pencambukan terhadap narablog Raif Badawi sebagai hukuman abad pertengahan.

Saudi merupakan konsumen senjata Swedia terbesar. Mereka tahun lalu saja membeli produk militer senilai US$ 39 juta.

Negeri Dua Kota Suci ini memang mendapat kritikan luas soal penegakan hak asasi manusia. Hak-hak kaum perempuan dibatasi, termasuk tidak boleh menyetir dan bepergian tanpa didampingi muhrimnya.

Atas nama syariat Islam, mereka masih pula memakai hukum cambuk dan pancung.

Perempuan Arab Saudi pada 1970-an. (Arab News)

Sebelum terjadi penyerbuan Masjid Al-Haram pada 1979, perempuan Saudi tidak wajib berabaya dan berjilbab

"Kami bisa mengenakan baju sepinggang dipadu rok bermacam warna," kenang Manal Aqil.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.





comments powered by Disqus