kabar

Gunting rambut murid tak berjilbab, guru di Mesir dipecat

Nura sebenarnya sudah memohon agar tidak dihukum dan berjanji memakai jilbab.

24 Maret 2015 08:05

Gubernur Provinsi Fayum, Mesir, Ahad lalu memberhentikan seorang guru agama karena telah menggunting paksa rambut muridnya tidak berjilbab, seperti dilaporkan kantor berita Mesir MENA.

Kejadian itu berlangsung Kamis pekan lalu. Korbannya adalah Nura, pelajar kelas lima sekolah dasar.

Saat diwawancarai media, Nura menceritakan guru agama tidak ditulis namanya itu mendorong kepalanya dan memukul jemarinya dengan pulpen sebelum menggunting beberapa helai rambutnya.

Nura sebenarnya sudah memohon agar rambutnya tidak dipotong. Dia bahkan berjanji memakai jilbab, namun gurunya itu tetap berkukuh melaksanakan hukuman.

Kejadian serupa terhadap pelajar tidak berjilbab berlangsung pada 2012 dan tahun lalu. Padahal tidak ada undang-undang di Mesir mewajibkan perempuan berjilbab.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Lelaki Israel kibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem

Dia menyebut tindakannya itu sebagai perayaan atas terwujudnya perdamaian antara kedua negara.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bumi kian panas, berhaji pada 2047-2052 berbahaya bagi kesehatan

Musim panas di Arab Saudi berlangsung saban Mei hingga Agustus.

Kota Istanbul, Turki. (thstregisistanbul.com)

Pelancong perempuan asal Arab Saudi diculik di Istanbul

gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Istanbul Sabtu minggu lalu.

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.





comments powered by Disqus