kabar

Saat Rasulullah tampil di layar

Fim Muhammad Rasulullah dikritik karena memperlihatkan sosok Nabi Muhammad semasa kecil dari belakang.

25 Maret 2015 19:11

Kebisingan langsung merusak kesunyian desa terpencil Allahyar di Iran tiga tahun lalu. Gara-garanya ada pembuatan film seputar masa kecil Nabi Muhammad. Di lokasi syuting dibangun replika Kota Makkah di Arab Saudi di abad keenam. Tentu saja tak ketinggalan Kabah tiruan juga dibikin.

Allahyar berlokasi di Provinsi Qom. Menurut hasil sensus 2006, desa ini hanya dihuni 28 orang dari sembilan keluarga.

Rasulullah dilahirkan di Makkah pada 570 dan wafat di Kota Madinah, Arab Saudi, dalam usia 63 tahun. Waktu kelahirannya kerap disebut Tahun Gajah karena berbarengan dengan terjadinya serangan tentara Raja Abrahah dari Yaman untuk menghancurkan Kabah, kiblat umat Islam. Muhammad - diangkat oleh Allah menjadi nabi sekaligus rasul di umur 40 tahun - adalah putra dari pasangan Abdullah dan Aminah.

Film diberi judul Muhammad Rasulullah (Muhammad Utusan Allah) ini diklaim sebagai film termahal sepanjang sejarah perfilman negeri Persia itu. Bos perusahaan Nourtaban Film Industry Muhammad Mahdi Haidarian mengaku pihaknya menggelontorkan US$ 30 juta untuk ongkos produksi film ini.

Walau baru akan dirilis di Iran dan seantero dunia musim panas tahun ini, film besutan sutradara Majid Majidi itu sudah kebanjiran kritikan dan kecaman. Sebab, "Muhammad Rasulullah" menampilkan sosok Muhammad semasa anak-anak meski cuma dari belakang.

Al-Azhar, lembaga Islam paling bergengsi di Mesir, bulan lalu mendesak Iran melarang pemutaran dan peredaran film ini. Mereka beralasan "Muhammad Rasulullah" merendahkan kesucian sang nabi.

Majidi mempertahankan adegan itu. "Lalu bagaimana kita mestinya mengenalkan nabi kita?" tanya dia. "Banyak pihak mengandalkan film dan foto untuk menyampaikan pesan-pesan mereka ke seluruh dunia."

Dalam sejarah perfilman Amerika Serikat, film-film bertema agama selalu laku keras dan produsernya kerap untung besar. Sudah lusinan film bikinan Hollywood sejak 1920-an mengadopsi cerita-cerita tertera dalam Injil. Sebut saja "Noah" dibintangi aktor Russell Crowe dan Ridley Scot berperan utama dalam film "Exodus: Gods and Kings".

Namun dalam Islam menampilkan gambar Nabi Muhammad sudah lama menjadi pantangan. Padahal dalam Al-Quran, hadis, atau riwayat-riwayat lain menyebutkan Rasulullah adalah sosok manusia ideal secara fisik, akal, dan pikiran.

Tapi para ulama umumnya sepakat mengharamkan menggambar Nabi Muhammad. Serangan teror terhadap kantor redaksi Charlie Hebdo di Ibu Kota Paris, Prancis, menewaskan 12 orang Januari lalu juga disebabkan tabloid ini pernah menerbitkan gambar kartun nabi.

Kalangan Sunni, aliran terbesar dalam Islam, menyepakati haram hukumnya menggambar Rasulullah dan keempat sahabat utamanya: Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Namun Syiah berpandangan sebaliknya.

Di Iran dan negara-negara dihuni mayoritas penganut Syiah mudah ditemukan poster, spanduk, perhiasan, atau bahkan gantungan kunci bergambar Ali bin Abi Thalib, sepupu sekaligus mantu nabi. Ayatullah Ruhullah Khomeini - memimpin Revolusi Islam pada 1979 - dikabarkan menyimpan gambar diyakini Nabi Muhammad muda sedang tersenyum dalam kamarnya bertahun-tahun.

Film berdurasi 190 menit ini memusatkan cerita masa kanak-kanak nabi tanpa mempertontonkan wajahnya. Film ini menggunakan tokoh lain untuk berkisah mengenai hikayat Nabi Muhammad, seperti kakeknya Abdul Muttalib diperankan aktor Iran Ali Reza Shoja Nuri.

"Itu peran sangat berat," kata Nuri kepada kantor berita Associated Press. "Saya tidak mampu mengungkapkan perasaan saya mengenai itu."

Agar film garapannya benar-benar berkualitas, Majidi mengajak Scott E. Anderson, ahli efek visual telah meraih Piala Oscar atau Academy Award, pengarah fotografi Vittorio Storaro (tiga kali merebut Piala Oscar), dan produser musik Allah-Rakha Rahman, menyabet dua Piala Oscar untuk film "Slumdog Millionaire".

Dengan menghasilkan film berkualitas amat bagus, Majidi bilang itu akan membuat masyarakat global memiliki kesan tepat mengenai Nabi Muhammad. "Bagi kaum muslim, Nabi Muhammad merupakan rahmat bagi alam semesta," ujarnya.

Majidi mengaku siap bekerja sama dengan negara Islam mana saja ingin memproduksi film mengenai Nabi Muhammad. "Kami (Iran) adalah negara Islam, kami tahu budayanya, dan kami memiliki kemampuan membikin film semacam itu," tuturnya. Qatar berencana membikin film tentang Nabi Muhammad senilai US$ 1 miliar.

Sejauh ini film "Muhammad Rasulullah" mendapat sokongan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Khamenei. Dia menghadiri peresmian syuting film itu pada 2012. Film ini rencananya dirilis dalam tiga bahasa: Arab, Inggris, dan Persia.

Syuting film ini memakan waktu setahun dan proses produksi lanjutannya di Jerman berlangsung dua tahun. Jika laris di pasaran, pihak produser berencana membikin dua film lanjutan, yakni Nabi Muhammad semasa remaja hingga berusia 40 tahun dan Muhammad seteah diangkat menjadi nabi serta rasul.

Di masa lalu film-film bertema religius amat disukai di Iran. Film berjudul "Pesan" produksi 1977 kebanjiran penonton di pelbagai bioskop di Ibu Kota Teheran. Film ini dibintangi Anthony Quinn berperan sebagai paman nabi. Lalu ada "The Ten Commandments" bikinan 1956 juga meraup sukses.

Nabi Muhammad memang sungguh memikat.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018

TERSOHOR