kabar

Amerika sebar propaganda anti-ISIS di Raqqah

Dengan harapan para anggota ISIS membelot.

28 Maret 2015 09:15

Amerika Serikat telah menyebar 60 ribu selebaran di Kota Raqqah, Suriah, untuk meyakinkan para anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) untuk membelot.

Selebaran itu dijatuhkan dari udara menggunakan jet tempur F-15E Senin pekan lalu. Pamflet berjudul Kantor Rekrutmen Dais ini dilengkapi gambar kartun antrean anggota baru ketakutan melihat rekan-rekan mereka akhirnya tewas dimasukkan dalam mesin penghancur.

Dais merupakan singkatan dalam bahaasa Arab, yakni Daulah Islamiyah, nama lain dari ISIS. Milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini telah menjadikan Raqqah sebagai ibu kota mereka.

Penjatuhan selebaran lewat pesawat ini pernah dilakukan militer Irak bulan lalu di Kota Mosul, juga jantung pertahanan ISIS. Dalam pamflet ini Irak bersumpah bakal segera membebaskan Mosul dari cengkeraman ISIS.

Penyebaran pamflet anti-ISIS ini berlangsung setelah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melancarkan perang media sosial atas ISIS. Pusat Komunikasi Kontraterorisme Strategis (CSCC), unit percobaan di Departemen Luar Negeri Amerika, tahun lalu mulai mengoperasikan akun-akun media sosial untuk mencegah anak-anak muda ingin bergabung dengan ISIS.

Akun-akun ini dalam bahasa Inggris, Arab, Urdu, dan Somali. Mereka menyebarluaskan propaganda berupa teks dan gambar akibat dari serangan udara Amerika terhadap ISIS sebagai peringatan orang-orang muda ingin bergabung bakal menerima nasib serupa.

Pemimpin milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video dilansir pada 29 April 2019. (Twitter)

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video

Dia terakhir kali tampil di depan publik saat berkhotbah Jumat di Mosul pada 2014.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.





comments powered by Disqus