kabar

ISIS haramkan bercelana jins ketat dan merokok

ISIS baru membuat aturan menyebut menolak atau membahas hukum bikinan mereka sebagai kejahatan.

06 April 2015 22:06

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Provinsi Raqqah, utara Suriah, mengancam memenjarakan pemuda nekat bercelana jins ketat, merokok, atau menyimpan lagu dalam telepon seluler mereka.

Menurut Raqqah is Being Slaughtered Silently (RBSS), organisasi anti-ISIS, siapa saja berani melanggar aturan itu bakal dipenjara sepuluh hari. Namun hanya mereka lulus pelajaran agama Islam dalam tahanan bisa dibebaskan dari hukuman awal itu.

RBSS mengungkapkan polisi moral lelaki dan perempuan giat berpatroli. Warga ketahuan menjadi gay atau berzinah bakal dikenai hukuman mati.

Aturan baru dikeluarkan ISIS pun kian membatasi penduduk. "Mengungkapkan pendapat sekarang adalah sebuah kejahatan," kata seorang warga setempat bernama Jasim kepada RBSS. "Anda tidak bisa menolak atau membahas aturan dikeluarkan ISIS atau Anda akan ditangkap dengan dakwaan melanggar hukum Allah."

ISIS sejatinya rutin menyisir dari rumah ke rumah untuk mengetahui siapa operator dari situs RBSS. Karena hampir tidak ada wartawan meliput di Raqqah, RBSS menjadi satu-satunya media menyebarluaskan kebiadaban ISIS di Raqqah.

Pemimpin milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video dilansir pada 29 April 2019. (Twitter)

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video

Dia terakhir kali tampil di depan publik saat berkhotbah Jumat di Mosul pada 2014.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.





comments powered by Disqus