kabar

ISIS haramkan bercelana jins ketat dan merokok

ISIS baru membuat aturan menyebut menolak atau membahas hukum bikinan mereka sebagai kejahatan.

06 April 2015 22:06

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Provinsi Raqqah, utara Suriah, mengancam memenjarakan pemuda nekat bercelana jins ketat, merokok, atau menyimpan lagu dalam telepon seluler mereka.

Menurut Raqqah is Being Slaughtered Silently (RBSS), organisasi anti-ISIS, siapa saja berani melanggar aturan itu bakal dipenjara sepuluh hari. Namun hanya mereka lulus pelajaran agama Islam dalam tahanan bisa dibebaskan dari hukuman awal itu.

RBSS mengungkapkan polisi moral lelaki dan perempuan giat berpatroli. Warga ketahuan menjadi gay atau berzinah bakal dikenai hukuman mati.

Aturan baru dikeluarkan ISIS pun kian membatasi penduduk. "Mengungkapkan pendapat sekarang adalah sebuah kejahatan," kata seorang warga setempat bernama Jasim kepada RBSS. "Anda tidak bisa menolak atau membahas aturan dikeluarkan ISIS atau Anda akan ditangkap dengan dakwaan melanggar hukum Allah."

ISIS sejatinya rutin menyisir dari rumah ke rumah untuk mengetahui siapa operator dari situs RBSS. Karena hampir tidak ada wartawan meliput di Raqqah, RBSS menjadi satu-satunya media menyebarluaskan kebiadaban ISIS di Raqqah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus